Story cover for RED HARVEST by itsEliziA
RED HARVEST
  • WpView
    MGA BUMASA 20
  • WpVote
    Mga Boto 12
  • WpPart
    Mga Parte 1
  • WpView
    MGA BUMASA 20
  • WpVote
    Mga Boto 12
  • WpPart
    Mga Parte 1
Ongoing, Unang na-publish Apr 26, 2025
ft. Boynextdoor.
[R18+]
T/W : Blood, murder, Abusive.

--
Amberwood berdiri megah dalam balutan ketenangan palsu-rumput hijau, jalanan bersih, wajah-wajah ramah.
Bagi enam perantau muda, tempat ini tampak seperti rumah yang selama ini mereka cari. Sebuah awal baru. Sebuah pelarian dari masa lalu.

Namun keindahan itu menyimpan ritual kelam.
Setiap malam, di Amberwood. Malam di mana udara menghitam, suara dunia meredam, dan aroma darah memenuhi langit.
Mereka menyebutnya: Malam Merah.

Pada malam itu, tidak ada tempat untuk sembunyi.
Tidak ada aturan lain selain satu: hanya mereka yang bertahan yang pantas tinggal.
Tawa berubah menjadi teriakan, sahabat berubah menjadi musuh, dan setiap pintu menjadi jebakan yang menunggu untuk ditutup selamanya.

Karena di Amberwood, rumah bukanlah hadiah-rumah adalah kutukan yang harus ditebus dengan darah.

--

[Disclaimer : HANYA CERITA FIKSI]
Tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan dan nama idol yang dijadikan karakter.

©EliziA, 2025.
All Rights Reserved
Sign up to add RED HARVEST to your library and receive updates
o
#244myungjaehyun
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Renjana [COMPLETED] ni skyaksa
36 mga parte Kumpleto
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
Black Out III ni Alya_M24
17 parte Kumpleto
"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.
TRANSMIGRASI:Ahli bela diri dingin dari Veydris ni airinhere
12 parte Ongoing
Berawal dari seorang mahasiswi yang tengah duduk di kursi belajarnya. Kacamata bertengger manis di hidungnya yang mancung, matanya fokus menelusuri baris demi baris novel yang sedang ia baca. Musik yang mengalun di earphone-nya seharusnya bisa menenangkan, tapi... "Kruk~" Suara perut kosong memecah keheningan. "laper.." Langkah kakinya terdengar pelan saat ia beranjak. Dengan santai, ia berjalan ke dapur dan membuka kulkas. Seketika, ekspresinya berubah. "ngga ada makanan?" Perut yang lapar tak bisa ditawar. Dengan buru-buru, ia meraih jaket di kursi belajarnya, lalu keluar kamar untuk menuju minimarket terdekat. Namun, di saat yang sama... Lampu merah. Ia melangkah, tidak sadar bahwa takdir sudah menunggunya di sana. Kilatan cahaya menyilaukan dari lampu truk besar yang melaju kencang, seolah tidak melihat keberadaannya. Napasnya tercekat, tubuhnya menegang. Ia ingin menghindar..tapi tubuhnya terasa berat, kaki seperti ditarik ke tanah, jari-jarinya membeku. Tidak bisa lari. Tidak bisa bergerak. Tidak bisa berbuat apa pun. Dan dalam hitungan detik- "BRUK!" "CIITT!!" "BRAK!!" Darah. (beberapa adegan di hapus karna adegan berdarah!!) Jalan yang sebelumnya bersih kini penuh dengan genangan darah. Udara yang dingin berbau besi. Hanya malam yang sunyi menjadi saksi, menyimpan rahasia kejam dari kejadian mengerikan itu. . . . "U-ugh..." Kesadaran kembali perlahan. "... di mana?" Matanya terbuka, tapi yang ia lihat bukan tubuhnya yang biasa. Wajah yang tercermin bukan wajahnya. Suara yang keluar dari mulutnya pun bukan miliknya. 'jadi cowok?' Dunia macam apa ini? Apa yang sebenarnya terjadi? Mau tahu jawabannya? Langsung baca aja. Pantengin terus cerita ini sampai tamat. •TULISAN TIDAK RAPI •BAHASA CAMPUR •FAKE BLOOD •NO REAL •ASLI KARANGAN AUTHOR •AUTHOR AIRIN(⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
THE PURE BLOOD✅️ cover
Dedarah 「END」 cover
Bloody Mystery  cover
Renjana [COMPLETED] cover
attention | 00 line cover
Black Out III cover
Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going] cover
And I Return to You  cover
TRANSMIGRASI:Ahli bela diri dingin dari Veydris cover

THE PURE BLOOD✅️

30 parte Ongoing Mature

Genre: Vampire, Harem, Yaoi ( Unferetted, TDSY, FOF, Our Times, BFTB, Im Noobody 1 & 2) Remake Diabolik Lovers & Enhypen Blood Altar/ Dark Moon feat Sooha Hou Minghao menjalani hidup biasa sebagai siswa SMA hingga suatu hari ia tiba-tiba dipaksa pindah oleh sang ayah. Alasan yang diberikan sederhana-ia akan dititipkan kepada keluarga teman ayahnya. Namun, kenyataan yang menantinya jauh lebih kelam. Tanpa Hou Minghao ketahui, darahnya yang langka telah menjadi bagian dari perjanjian terlarang. Enam bangsawan vampir menantikannya, menginginkan dirinya sebagai pasangan karena kemurnian darahnya. Terjebak dalam castle megah yang tersembunyi, Hou minghao kini menjadi mangsa di tengah para pemangsa. Mampukah ia bertahan dan melawan takdirnya, atau akankah ia tenggelam dalam pesona dunia kegelapan yang menjeratnya?