Pangeran Hantu

Pangeran Hantu

  • WpView
    Membaca 69,379
  • WpVote
    Vote 3,144
  • WpPart
    Bab 36
WpMetadataReadLengkap Jum, Des 18, 2015
Wanita berjilbab itu menatapnya dalam, sekian bulan setelah bekenalan mereka bertemu. Bukan! bukan disaat Jiwanya terlepas pada Raganya, melainkan disaat lakilaki tampan itu tersadar dalam KOMA. "Siapa?" tanya lakilaki tampan yang menggunakan pakaian Rumah Sakit itu. Mendengar katakata itu membuat dadanya teriris perih, matanya terasa panas. Ingin menangis, ingin sekali tapi iya mengurung niat menangisnya itu. Wanita berjilbab itu tersenyum tipis seraya berkata " Sepertinya saya salah masuk kamar" ujarnya putus asa. Dengan tubuh lemas ia meninggalkan kamar itu, orang tua lakilaki hanya menatapnya kasian. Begitulah Kisah Cinta dengan Jiwa yang lepas,setelah kembali maka ia melupakan semuanya. Yah.. semua yang ia lalui bersama Wanita Berjilbab itu. Dihatinya setelah kesembuhan didirinya ia merasakan kehilangan,kehilangan sesuatu. ia menjadi lebih sering mengunjungi tempat tempat bertemunya dengan wanita jilbab itu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Takdir Cinta [TAMAT]
  • syanin
  • Qiyamah Senja-completed
  • CAUSE YOUR PRESENCE (CYP)
  • Laskar Jingga
  • Antarātmā (On Going)
  • Shadows of Love
  • Bersamamu Halalku √

"Yayah! Mau kan jadi Yayah benelannya Aila?" tanya Aira dengan begitu gemas. Fadhil tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala gadis kecil di gendongannya. "Tanya Bunda kamu, mau apa tidak menikah dengan Yayah kamu ini?" Nayara yang berdiri tak jauh dari dua orang itu menunduk dalam. Ia meremas ujung jilbab panjangnya karena lontaran kalimat dari lelaki yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya dan putrinya. _____ Aira itu seperti matahari, dia bersinar menerangi setiap kegelapan dalam hidup Nayara. Aira telah membawa cahaya yang sedikitnya memberi Nayara alasan untuk kembali menjalani kehidupannya dan mencoba melupakan masa lalunya. Di sisi lainnya, bagi Fadhil kehadiran Aira dalam hidupnya adalah anugerah terindah dari Tuhan. Sebab gadis kecil yang menggemaskan itu telah menuntunnya menuju matahari yang dirinya cari untuk menyempurnakan harinya. Aira adalah perantara yang di kirim Tuhan untuknya agar bisa bertemu seorang perempuan sederhana yang ia yakini akan menjadi penyempurna ibadahnya. _____ "Mas, Aya boleh bertanya sesuatu?" Perempuan dengan balutan mukena itu menatap penuh harap pada sosok lelaki yang kini duduk bersila di hadapannya sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangannya. "Tentu boleh, tidak ada larangan. Jadi istrinya Mas ini mau bertanya apa hm?" Lelaki itu sedikit mencondongkan tubuhnya lebih dekat. Menunggu pertanyaan apa yang akan istrinya tanyakan. "Kenapa Mas sangat suka dengan surah Asy-Syams?" tanya sang istri. Lelaki itu tersenyum lembut sambil menatap lekat mata istrinya. "Asy-Syams yang artinya matahari. Mas senang dengan nama itu, karena nama itu mengingatkan Mas kepada kamu dan Aira. Kalian seperti matahari yang cahayanya telah menyentuh hati Mas. Dan sebagaimana matahari telah menyempurnakan hari. Seperti itulah kamu dan Aira telah menyempurnakan kehidupan Mas." _____ Ayo di baca beberapa part aja dulu. Siapa tahu kamu tersentuh(◠‿◕)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan