Genre : Romance, Comedy, Drama, Indie, Psychology, Fiction
Sinopsis :
"Kamu jual bunga?"
Pertanyaan basi yang sudah muak dia dengarkan berulangkali, menarik nafas panjang, begitu dalam sampai terdengar di kuping.
"Kalau jual diri, berarti saya pelacur kak"
Risih terlukis di setiap raut wajah, kening sebelah yang terangkat, tangan kanan memegang bunga mawar yang telah layu, padahal Ia sudah menanti hari ini dimana bunga yang Ia cintai akan mekar secerah mentari.
"Kamu jual diri juga?"
Rista makin tidak mengerti, apa yang sebenarnya lelaki ini inginkan, berbeda jurusan, fakultas hanya sama tempat dimana mereka berkuliah.
Rasanya Ia ingin melempar mawar yang masih tajam durinya kepada lelaki ini, dosa seperti apa atau mimpi buruk mana yang jadi nyata.
"Bisa pergi aja gak sih..? Risih tahu.." Ucap Rista. Lelaki ini seperti stalker saja, siang atau malam, mengapa langit dan pencipta sengaja mempertemukan mereka?
"Aku bakalan pergi kalau kamu jadi pacar aku"
Kelopak mata yang berkedut, dia muak mendengarnya, ini bukan pertama kali. Kalimat makian seperti apa yang cocok untuk mengakhiri percakapan?
"Gak akan mau... sekalipun kamu membawa bunga edelweiss dari puncak Everest sekalipun!"
Todos os Direitos Reservados