Bayangan Sang Mentari.

Bayangan Sang Mentari.

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 7, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Tagsfiksi
Anak tidak selalu butuh harta. Anak juga butuh di lihat dan di apresiasi atas pencapaian sekecil apapun yang di lakukannya. Anak memiliki mimpinya sendiri, jangan memaksanya untuk menghancurkan mimpi itu. Bisa saja anak itu sudah berusaha untuk membuat mimpinya menjadi besar, harus terpaksa menghancurkan mimpi itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • π‡πˆπ’ 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • Kamu Hanya Milikku
  • Skyline Marriage
  • GUMI [Completed]
  • Heyu : Second Gear
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • El and Jerganio (End)
  • MORSE : POSSESSIVE EX

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines