My two crazy friends

My two crazy friends

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 28, 2025
Hidup di keluarga yang kaya memang hal yang diinginkan oleh semua orang, namun apa gunanya kaya tapi kasih sayang ortu sangat jarang ia dapatkan?? Yah itulah yang dialami oleh si Nathan Ia tak mempunyai ayah. Ayahnya mati karena kecelakaan saat pulang kerja, itu membuat sang ibu sedih. Dan juga membuat Sikapnya yang gila akan nilai semakin menjadi-jadi, Setiap Nathan mendapatkan nilai kecil. Ibunya selalu memarahinya, membanding bandingkan ia dengan anak lain, dan bahkan menyuruh nya untuk belajar nonstop Tapi, disaat Nathan mendapatkan nilai 100. Ibunya malah bilang "Pertahankan nilai mu" itulah, tidak ada ucapan semangat dan apresiasi dari ibunya Meskipun begitu, ia mempunyai dua teman yang kek kucai. Kalo gak minta traktir ya jahilnya na'uzubillahiminzalik namun hanya 1 temannya yang miskin total hanya bisa makan pop mie basi 😱 sedangkan yang satunya kaya tapi seringnya minta di traktir, namun. Latar belakangnya adalah anak brokenhome Yah, mereka semua saling melengkapi satu sama lain. Pernah sekali Nathan nabrak orang pake motor tapi yang ditanyain malah motornya bukannya orangnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa dan Cerita
  • RE-SILIENCE (END)
  • My sugar daddy~
  • Rumah Penuh Cerita
  • ARUNA STORY: Feel Again [Lengkap]
  • Become Magister Or Become Mother
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • Arsyilazka
  • ALRIN
  • Gardenia | END

Hidup tak pernah benar-benar bisa ditebak. Kadang, harapan yang dibangun sejak kecil hancur seketika oleh kenyataan yang tak diundang. Narthana adalah anak laki-laki yang tumbuh dengan cinta dan impian besar. Sejak kecil, ia percaya bahwa keluarganya adalah rumah paling aman di dunia-tempat di mana Papa dan Mama akan selalu ada, menggenggam tangannya hingga dewasa nanti. Ia pernah berkata, suatu hari nanti, ia akan membawa kedua orang tuanya keliling dunia, naik pesawat besar miliknya sendiri. Tapi hidup tak pernah bertanya apakah kita siap kehilangan. Ketika kenyataan mengguncang fondasi kebahagiaannya, Narthana dipaksa tumbuh dalam sunyi. Ia harus menelan pahitnya perpisahan yang tak bisa dilawan, dan memeluk luka yang tak bisa dipulihkan waktu. "Mulai hari ini, Nana bersama Papa, ya?" Kalimat yang sederhana, tapi menyimpan beban yang tak terucapkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang janji yang tak selalu bisa ditepati, dan tentang bagaimana seorang anak belajar menerima takdir tanpa kehilangan jiwanya. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa hidup tak selalu tentang memiliki, tapi tentang bagaimana tetap mencintai-meski dari kejauhan. Sebab Tuhan menulis kisah setiap manusia dengan cara yang berbeda, dan setiap air mata menyimpan makna yang tak pernah sia-sia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines