We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ELLARA
  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 28, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Boleh donggg di follow dulu sebelum di baca, kalau tidak mau tidak apa, saya juga tidak memaksa. --- "Apa itu kasih sayang, Al? Kenapa El tidak mendapat hal seperti itu dari keluarga El?" ujar Ell dengan sorot matanya yang kosong. Alara tersenyum lembut, tangan kanannya perlahan mengusap bahu El yang menunduk. "El akan mendapatkan kasih sayang kok, percaya deh" jawab Alara mencoba santai. Namun, El masih tidak percaya. "Kapan Al?" tanya El terus menerus, tatapan matanya seakan meminta jawaban Alara dengan sabar menjawab nya. "El, kamu tahu? Aku, Dan teman teman kamu, sudah menganggap kamu keluarga, jadi kalau kamu tidak mendapatkan kasih sayang dari keluarga kamu. Kamu masih mempunyai kami!" jawab Alara dengan lembut. ----- Ellio Febrian Andyaksa, atau sering disapa El oleh sahabat-sahabatnya dan keluarganya. Dulunya El adalah anak yang periang, namun setelah kejadian kecelakaan yang menimpa dirinya dan bunda nya membuat El lebih tertutup dari keluarganya. Ayah nya membenci dirinya karena menganggapnya adalah pembawa sial. Hingga dua minggu setelah kematian bunda nya, Ayah nya membawa wanita lain tepat di depan mata El sendiri. Perilaku ayah nya juga berubah, dari yang benar menyayanginya kini berubah menjadi membenci nya. Di sisi lain, El memiliki empat sahabat dan satu pacar nya yang selalu menemani nya. El bersyukur mempunyai mereka, termasuk mencintai Alara, pacarnya. Namun, satu kejadian tentang Alara membuat El kecewa. Apakah El akan memaafkan pacar nya? atau justru sebaliknya? ---- Cerita ini bukan hanya sekedar romansa saja, namun juga tentang bagaimana cara menghargai persahabatan yang sudah terjalin begitu lama. Note : Cerita ini murni dari pikiran saya sendiri. Selamat membaca semua!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • ZATARFA (Tamat)
  • Capricorn
  • Scond Life Fake Nerd
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • Hilang
  • Disguise... [END]
  • My Love Ketos❤
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines