Story cover for Constellation of Stars by Ozswitss
Constellation of Stars
  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 38
  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 38
Ongoing, First published Apr 27
"Bagaimana jika aku bukanlah diriku satu-satunya?"

Tentang teori multiverse yang sudah ditinggalkan karena tidak ada bukti pembenaran, hingga aku menyadari seseorang yang muncul dengan wajib persis seperti sahabatku... Bahkan juga tahu namaku.

Dia berkata aku sedang diburu, dicari oleh mereka yang kehilangan segalanya. Dan mereka adalah varianku sendiri dari universe, semesta yang lain. Menggunakan suatu kuasa untuk menyeberangi ruang dan waktu, yang dia sebut Occulta. 

Katanya, aku yang mengambil segalanya dari mereka. Dan aku, Naru yang tidak tahu apa pun. Tidak tahu apa yang telah kulakukan hingga membuat mereka mencariku. 

Hidup sederhana yang indah merangkak bahagia, kini seakan menjadi kabur di antara realita yang erosi. Aku harus menemukan jalan keluar, sebelum mereka menemukanku.

©Ozswitss
Don't forget to vote, ya!
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Constellation of Stars to your library and receive updates
or
#44halusinasi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Quant (On Going) cover
𝐃𝐄𝐀𝐓𝐇 𝐋𝐔𝐑𝐊𝐒 cover
Glitch cover
[S1] Parallel Lies cover
WIZARD (Broken Butterfly) END cover
Kimberly Academy cover
Project : NOIR cover
Keazen (a sly world) ROMBAK!  cover
Dark Village cover
Chasing A Mirage cover

Quant (On Going)

34 parts Ongoing

Pernahkah kau bertanya pada dirimu sendiri... "Apa hakikat kebenaran, jika setiap sudut pandang melahirkan kenyataan yang berbeda?" Pernahkah kau bertanya... "Seperti apa rasanya menjadi lebih dari orang lain, ketika dunia sendiri tak mampu menanggung beban kekuatan itu?" Pernahkah kau bertanya... "Adakah cinta sejati di dunia ini, ataukah ia hanya ilusi yang bertahan sepanjang waktu?" Ketika batas antara sains dan takdir memudar, kami menemukan bahwa dunia yang kami kenal hanyalah serpihan kecil dari kebenaran yang lebih besar - dan kami bukanlah sekadar anak-anak biasa. Di persimpangan waktu dan ruang, di mana kemungkinan bercabang tak terhingga, satu pertanyaan terakhir tersisa: Apakah manusia mengendalikan nasib, ataukah mereka hanya boneka dari hukum alam yang tak terjamah?