In The Quiet Between Us

In The Quiet Between Us

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Pertemuan pertama mereka terjadi di halte nomor 7. Seorang lelaki yang sering memakai jaket abu-abu duduk di belakang gadis berambut pendek yang selalu dikuncir satu. Tanpa sengaja, mata mereka bertemu beberapa kali, namun mereka tak pernah berbicara, hanya saling bertatapan. Rasa itu tumbuh perlahan, namun gengsi menjadi penghalang. Teman gadis itu sering menjadi tempat curhat, memberi dorongan untuk membuka hati, meski keduanya terjebak dalam keheningan. Gadis itu akhirnya menyadari bahwa "tatapan mata bukanlah harapan." Apakah lelaki itu, yang ternyata kakak kelasnya, akan tahu bahwa dia menyukainya? Ataukah keduanya hanya saling diam, meski perasaan itu ada? Kisah ini menyisakan pertanyaan, apakah mereka akan berani mengungkapkan apa yang selama ini terpendam?
All Rights Reserved
#525
cute
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FRANARA
  • 𝐂𝐨𝐨𝐥 •𝐏𝐚𝐫𝐤 𝐒𝐮𝐧𝐠𝐡𝐨𝐨𝐧•
  • Sunyi yang Menyatukan
  • Ce&Na
  • Duality - Jichen ✅
  • PUSPAJALA (Hiatus)
  • 74/366
  • My RoomMate
  • Kamu
FRANARA

Neara, kakak kelas yang dikenal ramah dan berprestasi, selalu dikelilingi banyak orang-tapi tetap merasa tak ada yang benar-benar melihat dirinya. Di sisi lain, Fraderick, adik kelas yang dingin dan tertutup, lebih sering mengamati dunia dari kejauhan. Semuanya biasa saja, sampai suatu siang di kantin sekolah. Fraderick muncul dengan bekal makan siangnya sendiri-hal sederhana yang terasa aneh di tengah keramaian yang sibuk mencari popularitas. Momen itu, tanpa sengaja, membuat tatapan mereka bertemu. Dan sejak saat itu, sesuatu mulai berubah. Mereka mulai terlibat dalam tatapan mata, pertemuan singkat, dan kebetulan-kebetulan yang terasa terlalu tepat untuk disebut kebetulan. Tapi di balik semua itu, ada hal yang tak mereka sadari-bahwa pertemuan itu bukan sekadar kebetulan biasa. Sebab, ada sesuatu yang menunggu di ujung cerita mereka. Sesuatu yang tak terduga. Dan mungkin... tak semua pertemuan berakhir dengan seperti yang dibayangkan. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines