"Unwritten Pages"

"Unwritten Pages"

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 27, 2025
Unwritten Pages adalah sebuah perjalanan reflektif yang membawa pembaca pada pencarian diri, perjuangan mengejar mimpi, dan semua yang terjadi di antara. Di usia muda, kita seringkali merasa seperti halaman kosong yang belum ditulis, terombang-ambing antara keraguan dan harapan, antara apa yang kita inginkan dan kenyataan yang harus dihadapi. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa setiap langkah, setiap keputusan, dan setiap kegagalan adalah bagian dari cerita yang sedang kita tulis. Dalam setiap bab, kita diajak untuk meresapi perjalanan hidup yang penuh dengan ketidakpastian, dan bagaimana kita bisa menemukan makna dalam setiap pengalaman yang terlewat. Seperti buku yang halaman-halamannya belum terisi, masa depan kita masih terbuka lebar, penuh dengan kemungkinan yang belum tercatat. Dengan kisah-kisah yang relatable, penuh inspirasi, dan kadang membawa kita ke dalam momen-momen yang penuh haru, Unwritten Pages adalah buku bagi mereka yang ingin memulai, untuk mereka yang merasa bingung, atau bagi mereka yang hanya ingin diingatkan bahwa mereka tidak sendirian dalam perjalanan ini. Buku ini adalah undangan untuk membuka halaman-halaman baru dalam hidup kita, dengan segala kekurangan, kesalahan, dan juga keberanian untuk melangkah ke depan.
All Rights Reserved
#17
twenties
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Missing Wings
  • Karena Kamu Rumahnya
  • LEITHLEACH
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Antara Lagu dan Buku
  • Menjemputmu di Antara Buku
  • Quotes About Everything
  • JAM 3 SORE
  • ELEGANCE IN THE CHAOS

Liam, seorang remaja yang bercita-cita menjadi penulis, merasa terjebak dalam kebuntuan ide yang membuatnya kehilangan arah. Di tengah kekosongan itu, ia bertemu dengan Noya, seorang pianis introver yang suka menyendiri di ruang musik sekolah. Pertemuan sederhana itu membuka babak baru dalam hidup Liam. Noya, dengan ketenangannya, menjadi inspirasi yang tak tergantikan bagi Liam, sementara Liam adalah dunia baru yang penuh kehangatan bagi Noya. Persahabatan mereka perlahan berubah menjadi cinta yang indah namun rapuh. Mereka saling berbagi mimpi dan harapan, hingga akhirnya harus berpisah setelah kelulusan sekolah. Noya pergi ke luar negeri untuk mengejar kariernya sebagai pianis, sementara Liam tetap di Jakarta untuk mengejar mimpinya sebagai penulis. Hari demi hari berlalu, dan komunikasi mereka mulai merenggang hingga akhirnya terputus. Liam tetap mencoba menggapai Noya, baik melalui pesan maupun karya-karyanya. Ia membentuk grup musikalisasi puisi bernama Echoed Wings, berharap suara hatinya dapat mencapai Noya di tempat yang jauh. Namun, meskipun sukses di dunia seni, Liam tetap merasa hampa tanpa kehadiran Noya. Dalam dua tahun tanpa kabar, Liam mulai mempertanyakan segalanya. Apakah Noya masih mengingatnya? Apakah perasaan mereka masih sama? Meski dihantui oleh rasa kesepian, Liam tidak menyerah. Ia terus menciptakan karya, mengirimkan pesan-pesan tersirat melalui musik dan puisi yang ia ciptakan. Ini adalah kisah tentang cinta yang bertahan di tengah jarak dan waktu, tentang perjuangan untuk tetap percaya meskipun segalanya terasa tidak pasti. Liam dan Noya adalah dua jiwa yang terpisah oleh sayap yang berbeda, namun selalu berharap untuk terbang bersama lagi di bawah langit yang sama. Apakah mereka akan menemukan jalan kembali satu sama lain? Ataukah waktu akan menjadi pemisah yang tak terelakkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines