.
Aruna Selene Astraea, seorang gadis dengan nama seindah fajar, bulan, dan bintang, ironisnya terlahir dalam kegelapan. Sebuah kecelakaan yang memaksa dua orang menikah tanpa cinta, membuat Aruna lahir tanpa sambutan hangat. Orang tuanya, yang menganggapnya sebagai penghalang, memilih berpisah dan kembali pada cinta sejati masing-masing, meninggalkan Aruna pada bibinya.
Meski dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh bibinya, takdir kembali mempermainkan Aruna. Ketika ia beranjak 12 tahun, bibi yang ia panggil ibu itu meninggal, dan Aruna harus kembali pada ibu kandungnya. Di sana, ia diperlakukan seperti hantu yang tak kasatmata, menyaksikan kehangatan keluarga baru sang ibu yang tak pernah ia rasakan.
Takdir kembali membawanya pada sang ayah. Di keluarga barunya, nasib Aruna tetap sama, merasa terasing dan tak dianggap. Ia seperti bola ping-pong yang dilempar dari satu keluarga ke keluarga lain, terus-menerus merasa menjadi orang asing.
Namun, di tengah semua luka itu, Aruna menemukan harapan. Dengan sisa tiga bulan terakhir masa SMA, ia memutuskan untuk mengambil alih takdirnya sendiri. Aruna bertekad untuk pergi, meninggalkan semua rasa sakit yang telah mengakar dan orang-orang yang tak pernah menganggapnya ada. Tiga bulan lagi, dan hidupnya akan sepenuhnya menjadi miliknya. Ia akan terbang, seperti fajar yang akhirnya menemukan cahayanya sendiri, terlepas dari bayang-bayang masa lalu.
All Rights Reserved