We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Juragan Empang

Juragan Empang

  • WpView
    Reads 169
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Brianna Aurelia cuma mau satu hal: bertahan hidup. Setelah Kakeknya meninggal, dia terjebak dengan tumpukan cicilan dan pekerjaan yang gajinya cuma cukup buat beli nasi bungkus tanpa lauk tambahan. Hidupnya sudah cukup mumet, sampai suatu hari datang kejutan lain-seorang pria tinggi dengan setelan mahal berdiri di depan pintunya dan mengucapkan kalimat paling absurd yang pernah Brianna dengar: "Saya Sambara Mahendra, sahabat Kakek kamu. Dan saya mau melamar kamu jadi istri saya." Sambara punya rahasia yang lebih dari sekadar janji kepada Kakek Brianna. Sementara Brianna yang dari awal ogah, mulai bingung sendiri kenapa rumah terasa lebih sepi kalau pria itu gak nongol. Di antara momen-momen kecil yang tak terduga, keduanya perlahan dipaksa menghadapi kenyataan: mungkin, cinta memang datang di waktu dan cara yang paling nggak masuk akal. Sebuah kisah slow burn penuh komedi, slice of life, dan pintu yang terlalu sering dibanting.
All Rights Reserved
#61
angrybao
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Here With Me
  • Hening Yang Menyebut Namamu
  • Covered In You [TERBIT]
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]
  • Gimme
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]
  • Perfect uncle ✓
  • 「 Our Life 」
  • caught in the middle [ kkeomchiz x daengsung ]

Perasaan kosong, kesepian, takut, dan ingin hilang dari Bumi adalah hal yang selalu ingin aku lupakan. Tapi nyatanya, mereka selalu kembali datang. Lagi dan lagi. Kadang kala ingin menyerah, namun aku masih waras untuk tidak mengakhiri hidup dengan cara membunuh diriku sendiri. Alasannya, karena aku terlalu takut untuk melakukan itu. Maka yang kulakukan selagi aku bernapas adalah menanamkan dalam pikiranku seperti, "Ayo bertahan. Sehari lagi ini saja." Begitu setiap harinya dan tak kusangka hingga detik ini aku masih dapat bertahan dengan cara tersebut. Meskipun di beberapa hari aku sempat berpikir, mengapa aku harus tetap menjalani kehidupan yang aku saja tidak tahu apa tujuannya? Walau membutuhkan waktu yang lama akhirnya aku mengerti alasan mengapa aku belum dijemput oleh-Nya dan mengapa aku disuruh diam lebih lama di dunia ini. Semua karena dia. Dia yang berhasil membuatku bertahan lagi. Dia yang menunjukkan kepadaku sisi indah dari dunia yang selama ini tidak pernah aku rasakan. Dia juga yang membuatku merasa dicintai karena dia tidak pernah membiarkanku merasa sendiri lagi. Dan ini adalah kisahku bersamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines