Permintaan terakhir Arnevya.

Permintaan terakhir Arnevya.

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 27, 2025
"Aku tumbuh di lingkungan yang mereka selalu menganggapku gak bisa apa apa. Jadi maaf kalau aku selalu ngerasa kalah dalam hal apapun. Aku hanya ingin di dengar. Ya, hanya ingin di dengar." "Aku anak yang tumbuh tanpa di dengarkan siapa pun. Aku anak yang tumbuh tanpa dukungan siapa pun. Aku selalu kalah dari mereka, aku ga bisa apa apa, rasanya gak ada yang bisa dibanggakan dari anak sepertiku." "Ayah..tolong dengar Neyva sekali saja ya?.." ucap Arnevya dengan pelan sambil mengeluarkan air mata. Ayah menghela nafas dan berkata "Apalagi Arnevya?!!" "Ayah.. aku lelah, izin kan aku ber istirahat selamanya?.." Arnevya menangis dengan lemah. penasaran apa kelanjutannya??, ayoo baca!! update tiap: sabtu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Become a Parent's [END]
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • SOMETIMES
  • The Secret Of Old School
  • We who can't be together
  • Segitiga [END]
  • Daddy Angry |TAMAT|
  • ALVIN (On Going)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

Silahkan Follow dulu sebelum membaca... [Cerita ini murni pikiran saya sendiri, don't copy my story! Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, ataupun kata-kata dalam cerita] • • • Cuaca malam yang dingin, seorang remaja laki-laki tidak sengaja mendengar suara tangisan saat ingin pulang ke rumah nya sehabis berkumpul dengan teman temannya di markas mereka. Dia penasaran dan mulai berjalan mendekat ke arah suara itu berada. Setelah tiba, remaja lelaki itu tampak terkejut karena ternyata dia melihat ada seorang bayi laki-laki yang menangis sendirian ditengah malam yang mencekam ini. "Bayi?" batinnya bertanya-tanya. Dia bingung dengan pikirannya sendiri, ingin menghampiri tapi..... Karena tidak mungkin dia tiba-tiba membawa seorang bayi ke rumah nya, dengan tega akhirnya dia memilih untuk segera pergi dari sana sebelum ada yang menyangka aneh-aneh tentang dirinya dan bayi itu. Saat ingin melangkah pergi tiba tiba bayi yang berusia sekitar 1 tahun itu memanggil nya..... "PAPA!" ucap bayi itu. •

More details
WpActionLinkContent Guidelines