Story cover for PENDIDIKAN KORUPTOR SEJAK DINI by AgungAdiyatna
PENDIDIKAN KORUPTOR SEJAK DINI
  • WpView
    MGA BUMASA 3
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 7
  • WpView
    MGA BUMASA 3
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 7
Ongoing, Unang na-publish Apr 27, 2025
Pembahasan korupsi ini terlalu sensitive, tapi penulis merasa ini perlu disampaikan agar korupsi di Indonesia tidak berkepanjangan. Pernah nggak kalian mendengar bahwa, tanpa guru gak akan ada polisi, tanpa guru gak akan ada tentara, dan seterusnya dengan konotasi positive. Tapi kenapa gak ada yang mengatakan tanpa guru gak akan ada penjahat, tanpa guru gak akan ada koruptor, dan seterusnya.

Dengan pembahasan kali ini, penulis akan membahas pendidikan korupsi yang dimulai dari orangtua, sekolah, organisasi, pejabat, dan cara menghindarinya. Kenapa? karena yang namanya koruptor mayoritas berpendidikan jadi disini penulis akan membahas benang merah antara koruptor, guru, orangtua, pendidikan, dan profesi lainnya.

Tulisan ini berbentuk kritik, pengalaman, dan ilmu. Kalaupun ada nama atau tempat yang sama, mohon dimaklumi. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat, dan membuat diri sendiri menjadi pribadi yang jujur anti korupsi.

#Korupsi
#Pendidikan
All Rights Reserved
Sign up to add PENDIDIKAN KORUPTOR SEJAK DINI to your library and receive updates
o
#60parenting
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Back Then, I Was Just A Child!  ni wrinfoo
25 parte Ongoing
Cerita ini mengalir dalam genre slice of life yang penuh humor sekolah, dinamika antar guru dan murid (tentu sesuai batas moral, kita bukan drama Korea), dan tentu saja: romansa panas antara dua guru tampan dengan sejarah masa lalu yang belum selesai. Dari interaksi konyol di ruang guru, latihan voli penuh gerakan sensual yang tidak disengaja (atau mungkin sangat disengaja), hingga kegiatan kelas biologi yang tiba-tiba berubah jadi ajang adu flirting berkedok pembelajaran anatomi-setiap bab akan membawa pembaca dari tertawa terpingkal-pingkal hingga terjerumus dalam tensi romantis yang bikin kipas angin kerja lembur. Dan jangan lupakan drama kompetisi internal di sekolah: Guru matematika yang fanboy sama M/n. Kepala sekolah yang memaksa Rei untuk jadi ketua panitia outbond hanya karena ingin melihat dua guru ganteng itu bekerja sama. Murid-murid yang membuat fanfic tentang mereka (meta? tentu. Dan kita suka itu). Serta keluarga M/n yang mendadak muncul dan berkata, "Jadi kamu masih suka kak Rei yang dulu kamu gambar dengan krayon di tembok rumah?" Pada akhirnya, ini adalah kisah tentang cinta lama yang tidak pernah padam. Tentang bagaimana kadang cinta pertama bukan hanya luka, tapi juga komedi yang panjang dan penuh akrobat emosional. Apakah M/n bisa bala dendam? Atau justru ia terjebak lagi dalam pesona Rei dan memilih untuk tidak menolak cinta yang akhirnya datang? Yang jelas, author tidak akan membuat ending tragis. Kecuali kamu minta. Tapi untuk sekarang, mari nikmati perjalanan dua pria dewasa dalam balutan seragam guru yang terlalu ketat dan terlalu tampan untuk sekolah biasa. Karena cinta yang pernah ditolak saat umur tujuh tahun... bisa jadi bahan bakar dendam paling seksi di usia dua puluhan. ---
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Kandang Setan: Reborn cover
JAKARTA 40 cover
Danielza cover
Honey badger cover
All Is Well cover
Electric Kiss [아파도 돼] cover
Guru Bk;Osh  [SELESAI] cover
Back Then, I Was Just A Child!  cover
tiba-tiba nikah  cover
Kelas Pelajaran Tambahan. =Selesai= cover

Kandang Setan: Reborn

12 parte Ongoing

Kelas XII IPS 3 punya reputasi turun temurun yang nggak bisa dihapus: Kandang Setan. Julukan yang nempel karena kelas ini selalu dipenuhi murid paling ribut, paling susah diatur, dan paling banyak drama. Capek jadi sorotan negatif, sekolah ambil langkah drastis: acak ulang murid dan satukan si 'anak baik' dengan si 'anak nakal' dalam satu kelas. Kedengarannya gila? Memang. Tapi dari kegilaan itu, pelan-pelan tumbuh sesuatu yang nggak pernah diduga. Di tengah ribut-ribut kelas, gombalan absurd, sampai debat receh yang nggak penting, mereka mulai saling kenal... dan saling jaga. Bukan cuma soal nilai dan tata tertib, tapi soal belajar tumbuh bareng-bareng. Karena kadang, di tempat paling nggak terduga, kamu bisa nemuin versi terbaik dari diri kamu sendiri. Dan mungkin, keluarga yang nggak sedarah-tapi sehati.