Jika benang nya sudah kusut akan sulit untuk mengurai nya kembali kan? seperti kita. Mungkin melupakan mu bukan hal yang mudah, tapi akan ku usahakan semua nya untuk dirimu yang merasa ingin bebas dari lilitan benang kusut ku.
"Tolong tampar aku sekeras mungkin biar aku bisa melepaskan kamu, biar aku bisa membenci kamu." ucapku sambil menangis hebat, air mata ku tak bisa ku hentikan betapa sakit nya kita berdua harus berpisah dengan cara seperti ini.
"Jangan egois, lepasin aku tolong. aku juga sudah mendua dari kamu, aku brengsek." ucap nya. Jangan menangis, kalau kamu memang brengsek kenapa kamu menangis? apa yang kamu tangisi?
"Kamu minta di tampar kan? oke." PLAK!
Aku tidak tahu betapa sakit, betapa keras dan berapa banyak tamparan yang dia lepaskan ke pipiku. Yang ku rasakan hanya.. sakit di hatiku. Tamparan itu menyadarkan ku bahwa kita berdua tak bisa diperbaiki lagi, saat itu aku rasanya ingin lari dari kenyataan. Aku harap semua nya itu mimpi, tapi tamparan nya menyadarkan ku kalau semua nyata. Aku... sakit, siapapun tolong aku aku sakit. mau seberapa keras aku menjerit batin ga ada yang bisa menolong ku.
Todos los derechos reservados