Natsu no Ai

Natsu no Ai

  • WpView
    LECTURES 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., juin 23, 2025
seorang siswi SMA yang memiliki otak yang encer dan tubuh seorang calon atlet, jago di berbagai bidang pelajaran dari tulis sampai praktek, namun kelebihan nya cuma satu yaitu kelakuannya yang selalu ngawur Himawari seorang siswi SMA biasa yang selalu ceria di bawah sinar matahari yang terik dia selalu bersemangat pantang putus asa, sekarang sedang mencari cinta nya dimasa depan Dengan kelakuan absurd nya dan tingkah nya yang sulit ditebak apakah tujuannya akan berhasil di capai atau malah lupa dan tidak lagi memikirkan nya kalo mau tahu coba baca sendiri!
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • kisah di sekolah (Berdasarkan Kisah Nyata)
  • Bagian Kecil Surga
  • Sahabat Jadi CINTA
  • Gadis Tsundere Berusaha Menemukan Cinta
  • Canvas of love
  • Hati Yang Terpuruk Bangkit Kembali Karna Cahaya Kecil Yang Terang
  • (revisi) BAD BOY AND KETOS
  • Babysitter Si Otak Mesum
  • Through The Mirror

Peradaban jaman maju begitu cepat dan kadang engkau berpikir kalau masa lalu yang sekian tahun lamanya terlewati jika di ingat kembali seperti kejadian yang hanya sebuah bayangan seperkian menit saja dan sekilas seperti sekejap mata, seperti halnya masa SMA yang kata orang adalah suatu kenangan yang tidak pernah terlupakan, selama engkau hidup di sana ada berbagai kenangan yang tidak bisa di ulang dan engkau mungkin saja mendapatkan cinta pertama dan masalah remaja. dalam bayanganku ketika aku mengenakan seragam SMA mungkin masa - masa dahulu waktu SMP tidak mungkin bisa terulang kembali atau malah aku ingin lebih terlihahat dewasa seperti halnya seorang pria yang ingin cepat dewasa dan tidak bergantung pada orang lain, tapi kadang Akupun berkhayal bagaimana rasanya menjadi seorang bocah yang polos mengikuti orangtuanya dengan bahagia. dan berharap hari esok tidak pernah ada.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu