Mine, No Exit (END)

Mine, No Exit (END)

  • WpView
    Reads 533,505
  • WpVote
    Votes 8,837
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadMatureComplete Wed, May 7, 2025
Follow sebelum baca, yaaa! Jangan lupa vote dan komen. Selamat membaca ❤️ ___ Naya selalu punya kendali penuh dalam hidupnya--hingga Rayhan datang dan menghancurkan semua batasan yang pernah ia bangun. Sejak pria itu muncul dengan tatapan gelap penuh obsesi di ruang rapat perusahaan, dunianya jungkir-balik. Rayhan, CEO muda dengan reputasi dingin dan kejam di dunia bisnis, tanpa ampun menyeret Naya ke dalam perangkap cintanya yang obsesif dan posesif. Awalnya, Naya yakin bisa melawan. Tapi setiap kali ia mencoba kabur, Rayhan selalu berhasil menariknya kembali--makin dekat, makin erat, makin dalam. Di antara deretan gedung pencakar langit Jakarta yang sibuk dan penuh intrik bisnis, mereka terjebak dalam hubungan yang dipenuhi kebencian, keinginan, cinta, dan obsesi yang tak berujung. "Aku tidak pernah waras kalau soal kamu, Naya. Kalau kamu berpikir ada jalan keluar, kamu salah. Kamu milikku--tanpa pintu keluar." Di antara logika dan perasaan, batas antara cinta dan obsesi pun semakin kabur. Kini Naya tahu, tak peduli sejauh apapun ia berlari, ia tak akan pernah bisa pergi--karena hatinya sudah lama memilih untuk menetap dalam pelukan Rayhan. Selamanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HAREM OF OBSESSION [ON GOING]
  • The Photographer [REVISI]
  • Between Us (END)
  • Wanita 5 Miliyar (Tersedia E-book)
  • ALTEZZA
  • Psychopath's Obsession
  • RAJENDRA [Obsession Boyfriend] ✅
  • Obsesi Para Tokoh [END]
  • Wild Husband
  • Weird Word 21+ [End]

Gracia Benedict Cooper - seorang perempuan biasa, karyawan kantoran yang menjalani hidup sederhana. Tidak ada yang istimewa. Tidak ada yang menarik. Hanya rutinitas membosankan dari pagi hingga petang. Namun, segalanya berubah saat dia bertemu dengan mereka. Bukan kisah cinta biasa. Bukan romansa indah yang diimpikan banyak orang. Ini adalah jerat tak kasat mata yang perlahan membelit, menariknya semakin dalam ke dalam kegelapan. Gracia mencoba melawan. Dia berusaha kabur. Tapi semakin ia menjauh, semakin kuat tangan-tangan tak terlihat itu mencengkeramnya. Hati dan pikirannya terkoyak. Antara takut dan ketertarikan. Antara benci dan rindu. Karena ini bukan tentang cinta... Ini tentang obsesi. Tentang memiliki, bukan mencintai. Dan suara mereka terus menggema di benaknya... "Aku tidak akan membiarkanmu pergi, Gracia. Jangan pernah berpikir kau bisa kabur dariku." - Larsen "Kau bisa membenciku sesukamu, tapi aku hanya ingin melihatmu di sisiku... Seperti sekarang." - Liam "Aku tahu segalanya tentangmu... bahkan hal-hal yang kau sembunyikan dari dirimu sendiri." - Kaius Gracia mulai kehilangan kendali atas hidupnya. Satu-satunya yang ia tahu... dia terjebak. Dan satu pertanyaan terus menghantuinya: Apakah aku benar-benar ingin lepas... atau aku justru menikmati menjadi pusat dari kegilaan mereka? Karena pada akhirnya... Dia milik mereka. Dan mereka adalah miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines