We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jangan Takut Berbeda

Jangan Takut Berbeda

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 28, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Di dunia yang sering meminta kita untuk sama, beranilah tetap menjadi dirimu sendiri." Jangan Takut Berbeda adalah kisah perjalanan seorang remaja yang belajar untuk tidak lagi menyembunyikan keunikan dirinya hanya demi diterima. Dalam perjalanan penuh tawa, air mata, penolakan, dan kemenangan kecil, ia menemukan bahwa keberanian terbesar bukanlah menjadi seperti orang lain - melainkan menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri. Buku ini untukmu yang pernah merasa asing di keramaian. Untukmu yang pernah bertanya, "Apakah aku cukup?" Dan untukmu yang sedang belajar memeluk setiap bagian dari dirimu - tanpa rasa takut. Karena dunia butuh keberanianmu. Dunia butuh kamu. - Genre: Coming of Age, Self-Discovery, Motivasi Remaja - Untuk semua yang berani berbeda.
All Rights Reserved
#208
selfdiscovery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANANDARA ( Completed )
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Stop!! Mempermalukan ku
  • hay mantan !!
  • Ex or New? [REVISI]

-REPUBLISH- Hujan singkat turun pada sore hari, udara terasa sedikit lembab. Dara keluar dari lift dengan sweater berwarna kuning pucat yang menutupi seluruh tangannya, berjalan dengan begitu santai kepalanya bergerak dari kiri ke kanan mengikuti alunan music yang berasal dari earphones yang menutupi dua telinganya. Sepatu Converse hitam itu mulai menginjak aspal yang basah karena sisa-sisa hujan. Dara menarik nafas dalam menghirup udara sejuk selepas hujan. Dara berjalan di trotoar di bawah pohon Akasia yang daunnya mulai berguguran, rasanya Dara ingin sedikit lebih lama menikmati senja yang terasa berbeda. Dara terus berjalan menyusuri trotoar dengan perasaan yang begitu ringan, matanya terus menelisik keadaan sekitar mengamati aktivitas orang lain, di ujung jalan di dekat persimpangan ada sesuatu yang menarik perhatiannya, sebuah bangunan dengan dinding kayu berwarna coklat yang dipadukan dengan jendela kaca besar di dua sisinya. Rasa penasarannya membawa dia berjalan ke arah bangunan yang di bagian atasnya terdapat neon box bertuliskan ' Classic Coffee Shop' senyum terukir dari wajah manis Dara.

More details
WpActionLinkContent Guidelines