Bentala.

Bentala.

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 6, 2025
Kadang, rumah bukan tempat, bukan janji, bukan impian besar. Kadang, rumah adalah seseorang yang mau diam di sebelahmu saat dunia terlalu berat. Bentala. Adalah perjalanan dua hati yang tidak lagi mencari kesempurnaan, tapi hanya mencari tempat berpijak. Bukan tentang melupakan masa lalu, tapi tentang berani hidup bersama luka yang belum sepenuhnya sembuh. Karena sesekali, bertahan tidak berarti menguatkan diri, tapi mengizinkan diri untuk tetap rapuh di hadapan seseorang yang mau tetap tinggal.
All Rights Reserved
#62
lira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • HARASTHA [ Seni Merawat Luka ]
  • Lost Memories
  • LaRa Universe | Tiga Hati, Satu Rumah
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Cerita Sandhyā
  • MEMELUK LUKA [END]
  • The Unseen Ties
  • Antara Dua Dunia
  • Istri Bayangan ( Sudah Terbit)

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines