THE BLOOD HE DOESN'T KNOW

THE BLOOD HE DOESN'T KNOW

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing47m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 29, 2025
THE BLOOD HE DOESN'T KNOW (darah yang tak ia kenali) "Beberapa kebenaran tersembunyi dalam garis keturunan. Tapi hati selalu mengingat apa yang dilupakan pikiran." Di balik nama besar keluarga Apollodiego, tersimpan satu kebenaran yang tak pernah ia duga sebelumnya. tersembunyi rahasia besar tentang putri yang menghilang tanpa jejak. Dan pada Saat itu juga takdir membawa Miles semakin dekat dengan Teressa, hubungan mereka yang semakin mendalam, perasaan yang semakin melekat. Dibalik kedekatan dan hubungan mereka, pelan pelan rahasia besar terungkap. Sesuatu yang tidak mungkin benar benar terjadi, bahwa kematian putrinya dan teressa berkaitan... Ketika rahasia masa lalu mulai mengusik masa kini, Miles harus memilih: mengejar kebenaran... atau mempertahankan hidup yang selama ini ia yakini sempurna.
All Rights Reserved
#88
obsessivelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • In The Silence, I Found You
  • D.E.A.T.H
  • Asmaraloka Saptakāla [COMPLETED STORY]
  • Your Deepest
  • TRAUMA
  • THE FAMILY CODE: SECRETS [𝐸𝑁𝐷]
  • Rahsia Hati Mrs. Fakrul ( Ready Stok) Cover Baru
  • Di Balik Nama Dirayasa.
  • DARICK FEBIAN | SLOW UPDATE

Kisah kita tak sempat jadi 'kita'. Dalam setiap diam dan perhatian kecilmu, aku selalu mencarimu dan menemukanmu dalam sunyi. Sudah empat tahun berlalu tapi kenangan tentang awal pertemuan kita masih melekat. Kita hanya dua orang yang kebetulan dipertemukan dalam satu ruang dan rutinitas, saling lempar senyum seadanya, bekerja berdampingan tanpa banyak bicara. Tapi siapa sangka dari obrolan ringan dan kebersamaan yang tak disengaja, kamu perlahan jadi bagian yang paling kurindukan. Kita tidak pernah bicara soal perasaan. Tak ada pengakuan, tak ada janji. Tapi kamu selalu hadir dalam sela percakapan singkat, dalam perhatian yang datang tanpa diminta, dan dalam cara kamu mengingat hal-hal kecil yang bahkan tak kupikir penting. Dan sekarang dalam hening yang tak lagi bisa kau temani, aku baru mulai memahami semuanya. Suaramu, perhatianmu, hal-hal kecil yang dulu terasa rutin ternyata menyimpan ruang yang lebih besar dari yang pernah kusadari. Ini bukan kisah cinta yang dirayakan banyak orang. Ini tentang seseorang yang datang perlahan, tinggal diam-diam, lalu berpindah ke dunia berbeda yang tak bisa kususul. Meninggalkan jejak yang tetap hidup di sini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines