Luka Kemarin

Luka Kemarin

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 12, 2025
Cerita ini lahir dari perjalanan panjang untuk memahami luka dan kehilangan. Ia ditulis di sebuah kota yang dulu penuh kenangan-tempat aku dan dia pernah berbagi cerita. Kota itu kini hanya menjadi saksi bisu, karena tak ada lagi kata "kita," hanya tersisa "aku" dan "dia." Setiap halaman dalam cerita ini memuat serpihan perasaan yang sesakit dan sepatah-patahnya, ditulis saat ikhlas masih terasa begitu jauh. Dalam perjalanan ini, aku mencoba berdamai dengan kenyataan, meski langkahku sering terhenti oleh bayang-bayang masa lalu. Buku ini bukan sekadar catatan dari luka, tetapi juga upaya untuk bangkit, meski tertatih. Aku menulis cerita ini dalam keadaan yang mungkin tidak akan terlihat oleh siapa pun-saat dunia terus berjalan, tetapi aku terhenti di tengah rasa sakit yang belum mampu sepenuhnya kuterima. Ikhlas, sebuah kata yang sering diucapkan orang-orang, terasa begitu jauh dari jangkauan. Namun, dalam setiap kepingan yang kutulis, aku menemukan ruang untuk berdiri tegak, meski tidak selalu tanpa goyah. Melalui cerita ini, aku berharap siapa pun yang membaca dapat menemukan cermin untuk perjalanan mereka sendiri. Karena terkadang kita terlalu sibuk menyembunyikan luka dan mencoba menjadi kuat. Padahal, kekuatan sejati adalah menerima bahwa luka itu ada dan perlahan berusaha mengobatinya. Terima kasih kepada mereka yang telah memberikan dukungan, baik dengan kehadiran maupun doa yang tak pernah kutahu. Semoga buku ini bisa menjadi teman dalam perjalanan hidupmu, sebuah pengingat bahwa kita tidak pernah benar-benar sendiri. Salam hangat, Lea
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Air Mata Cinta
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Puing luka
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Bukan Kita D.A.N
  • Promise
  • Antara dosa dan Cinta Pertama

بسم الله الر حمن الرحيم.. ini cerita pertamaku, jadi mohon maaf bila ada kata dan penulisan yg tidak tepat, masih dalam tahap belajar silahkan kasih saran dan kritik ya. saya bukan penulis hanya punya hobi,, bagi saya membuat tulisan dalam bentuk cerita lalu cerita saya dinikmati banyak pembaca adalah kesenangan tersendiri, saya selalu berharap tulisan saya mampu membuat pembaca hidup di dalamnya, karena bila pembaca larut dalam alur cerita yang saya buat ,merasakan bahagia, marah, sedih ,bahkan menangis adalah bentuk prestasi bagi saya . selamat membaca.... "aku tidak tahu jalan hidup akan begitu rumitnya, setelah kehilangan menerpaku semuanya terasa hancur. namun, aku percaya allah tidak akan membiarkanku seorang diri menghadapinya, selalu ada Fajar setelah gelap dan selalu ada tawa setelah kesedihan. aku perlu mengingatkan hatiku lgi,, " bahwa bahagia dan duka itu datangnya satu paket. kamu tidak akan merasakan bahagia sebelum tahu apa itu duka. dan jangan terlena akan rasa bahagia karna bisa jadi esok kau akan merasakan duka". Aku harus mengikhlaskan sekaligus mendukung perjodohan mereka. Iya,,dia yang salah satu nya adalah seseorang yang sangat aku cintai, nama laki-laki yang mungkin sudah terbentang luas di angkasa karna aku mendo'akan nya tak lekang oleh waktu, disetiap sholat fardhu dan sunnah roatibku. Meski namanya menjadi candu dalam do'aku. Namun, Allah punya rencana dan kehendak lain. oh Allah,, jika mencintai semudah membalikan telapak tangan. kenapa melupakan itu pilu dan melelahkan? jika Cinta itu mengikhlaskan. mengapa masih begitu sakit ? ya Rabb, jaga hatiku untuk ia yang sedang menunggu kehadiranku dan yg mampu menjaganya. pertemukan kami disaat kami siap untuk saling berbagi. yakinkan hatiku untuk siap jatuh Cinta lagi bukan untuk patah lagi ". ~ Air Mata Cinta ~ #pesantren

More details
WpActionLinkContent Guidelines