Story cover for SAPTA MITRA  by jjysnn
SAPTA MITRA
  • WpView
    Reads 3,993
  • WpVote
    Votes 414
  • WpPart
    Parts 55
  • WpView
    Reads 3,993
  • WpVote
    Votes 414
  • WpPart
    Parts 55
Ongoing, First published Apr 30, 2025
Di suatu waktu, dari hidup masing-masing yang berujung menjadi tak lagi asing, tujuh pemuda bertemu di sebuah tempat yang penuh akan kenangan.

Awalnya mereka tak saling mengenal, sampai akhirnya menjadi satu tempat untuk merajut kenangan. Datang dari berbagai tempat, mereka semua berbeda, dalam bentuk rupa, sifat, dan keahlian. Tetapi ikatan tak terlihat terbentuk di antara mereka bertujuh.

Sejak saat itulah nama "SAPTA MITRA" terlahir, bukan sekadar penanda tujuh jiwa, melainkan simbol ikatan takdir dan persahabatan yang membara. Bukan juga hitungan, namun sebuah ikatan yang menciptakan kebersamaan yang kokoh, kepercayaan yang mendalam, dan harapan yang senantiasa menyala dalam perjalanan mereka.

Kenangan akan pertemuan pertama mereka, selalu ada di hati dan akan di ingat oleh mereka masing-masing. Sebuah awal yang kecil, menjadi kekuatan yang besar.

Mari kita buka pintu kehidupan sehari-hari mereka yang penuh kehangatan dan kebersamaan! Di apartemen inilah, persahabatan mereka menjadi saksi berbagai kisah heboh yang tak terduga. Penasaran? Yuk intip!!
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add SAPTA MITRA to your library and receive updates
or
#479fiksiumum
Content Guidelines
You may also like
Renjana [COMPLETED] by skyaksa
36 parts Complete
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali) by AuthoorL
57 parts Complete
"Hah sudah saatnya akhirnya kita sampai di sini." "Ya, perjalanan akan segera dimulai." Oh ... hai! Namaku Adrian seorang pelajar laki-laki berumur 13 tahun yang terjebak dalam ruang dunia yang sangat rumit. Tidak-tidak aku tak sehebat mereka yang bisa melempar sepuluh panah sekaligus dalam kurun waktu lima detik. Atau , seperti mereka yang bisa membawa batu besar seukuran dua meter dengan hanya satu tangan. Yaph, aku hanya seorang remaja biasa dengan muka biasa dan dengan otak yang biasa. Tapi, mengapa aku bisa berada disini ? Di sebuah dunia dongeng nan nyata yang mengerikan sekaligus menakjubkan? Baiklah aku akan bercerita sedikit mundur. Jadi, simak cerita yang penuh banyak hal yang mengagetkan. Mungkin kalian bisa mengambil popcorn atau sekedar teh hangat untuk membaca cerita ini. 🌊🌊🌊 Di dunia ini sudah pasti ada dunia lainkan? Termasuk juga di indonesia yang terdapat sebuah dunia ajaib yang sudah dilupakan oleh masyarakat. Bahkan, sekarang hanya dianggap mitos belaka. Sebut saja mitos bangsa atas dan bangsa bawah. Sebuah dunia bagi bangsa bertolak belakang yang dulunya saling bekerjasama. Namun sekarang berperang hebat akibat keserakahan si bangsa bawah. Katanya, hanya anak berumur 13 tahun dengan hati murni dan jiwa permata biru yang bisa menghentikan mereka. Namun, apa jadinya jika anak permata biru itu membenci mitos? Dan lebih parah, si anak permata biru malah lahir dari darah bangsa bawah itu sendiri! Mari saksikan petualangan Adrian membela kebenaran! (UNTUK MENDUKUNG PENULIS MARI FOLLOW DAN VOTE! HAPPY READING SEMUA) Dibuat tahun START WRITE: July 2023 REACH THE END: 28 Des 2024 [[PUBLISH:6 nov 2024]]
You may also like
Slide 1 of 8
Broken melodies cover
Renjana [COMPLETED] cover
KISAH DI BALIK PINTU || NCT DREAM [✓] cover
G in Luv (END) cover
YATRAGATA (ON GOING) cover
7 Days for 7 Dreams  cover
Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali) cover
SATU IKATAN, 7 JIWA [End] cover

Broken melodies

14 parts Ongoing

Kepada siapa kami harus bercerita? Pada Bapak dan Ibu yang sibuk menata masa depan, atau pada dunia yang tak pernah benar-benar mendengar? Pada akhirnya, kami hanya punya satu sama lain, meski seringkali tak tahu cara berbagi beban. Ini tentang kami- Tentang pertemanan yang tak selalu sempurna, tentang kata-kata yang tak selalu terucap, tentang luka yang ditutupi tawa, dan tentang bahu yang tetap ada saat semuanya terasa berat. Kami berjalan, meski arah sering kabur. Kami tertawa, meski ada yang ingin ditangisi. Kami bertahan, bukan karena kuat, tapi karena kami tak ingin menyerah sendirian. Hello, everyone! Ini aku buat sebagai bentuk perpisahan... maybe? Gak tahu juga, yang jelas aku cuma ingin menulis sesuatu yang bisa jadi kenangan tentang masa SMA. Diharapkan keaktifan pembaca untuk vote dan komentar, ya! Biar cerita ini makin hidup, aku butuh pendapat kalian semua. Ini murni dari pikiranku sendiri, no plagiarisme! Jadi, setiap kata yang kalian baca adalah hasil dari ingatan, pengalaman, dan imajinasi yang aku tuangkan. Bantu target 20K, dong! Let's make this story worth remembering. ✨