Hujan dalam Pandanganku

Hujan dalam Pandanganku

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 8, 2025
Alaya, gadis jurusan seni yang penuh rasa ingin tahu, tak sengaja masuk ke dunia Adriel-pria dari jurusan hukum yang dikenal dingin, pendiam, dan penuh misteri. Pertemuan pertama mereka terjadi secara tak terduga saat Alaya berlari ketakutan menghindari seseorang dan secara refleks bersembunyi di balik punggung Adriel. Sejak saat itu, hujan, keheningan, dan sorot mata yang tak pernah bisa ditebak mempertemukan mereka dalam cara yang tak biasa. Di antara kata-kata yang sedikit, tatapan yang dalam, dan hujan yang menjadi saksi bisu, perlahan keduanya belajar memahami arti keberanian, luka yang tersembunyi, dan perasaan yang tak pernah benar-benar bisa mereka tolak. Ini bukan hanya tentang cinta, tapi tentang dua dunia berbeda yang saling menyentuh lewat keheningan dan air hujan.
All Rights Reserved
#14
wattpadromantis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alaskar dan Bulan
  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • Loose Cannon
  • AURA
  • Rahasia di Balik Senyumnya
  • Ruang ; Kursi dan jendela
  • Planet Tanpa Nama (18+)
  • DESA PUNYA CERITA

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan sekolah menengah, dua jiwa yang berbeda tanpa sengaja dipertemukan oleh takdir. Bulan, seorang gadis pendiam dengan hobi melukis, menyimpan kelembutan dalam setiap gerakannya. Di sisi lain, Alaskar, kapten tim voli yang percaya diri dan karismatik, dikenal sebagai pusat perhatian di mana pun ia berada. Pertemuan pertama mereka terjadi secara sederhana, saat mata mereka bertemu di sebuah aula yang ramai. Sebuah tatapan singkat yang menyalakan percikan rasa ingin tahu di hati masing-masing. Bulan, dengan sikap canggungnya, tak mampu mengabaikan getaran aneh yang dirasakannya. Sedangkan Alaskar, yang terbiasa menjadi sorotan, justru mendapati dirinya terpesona oleh kesederhanaan Bulan. Namun, dunia mereka yang berbeda membawa tantangan tersendiri. Di balik pesona Alaskar yang sering dianggap sempurna, ia menyimpan luka keluarga yang tak terlihat. Sementara itu, Bulan harus menghadapi tekanan dari lingkungan sosialnya, termasuk rasa iri dan gosip dari mereka yang tak senang melihatnya dekat dengan Alaskar. Dari pertemuan pertama yang singkat, percakapan sederhana mulai mengalir. Hubungan mereka berkembang perlahan, penuh dengan momen manis, kecanggungan, dan perjuangan untuk saling memahami. Keduanya belajar bahwa cinta bukan sekadar rasa bahagia, tetapi juga keberanian untuk saling mendukung di tengah rintangan yang ada. Di awal cerita ini, cinta mereka adalah benih kecil yang tumbuh di tengah badai, memulai perjalanan panjang penuh emosi, tawa, dan air mata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines