Ketika Mereka Menang : Jakarta - Berlin

Ketika Mereka Menang : Jakarta - Berlin

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 5, 2025
Setelah penaklukan penuh atas Uni Soviet dan jatuhnya Inggris melalui serangan udara dan infiltrasi politik internal, Amerika Serikat menyerah pada 1948 setelah Washington D.C. dibom nuklir oleh Jepang dan Nazi menggunakan teknologi roket V-weapon dan ilmu nuklir hasil kerja paksa ilmuwan Yahudi. Mereka resmi memenagkan perang dunia 2. Namun, tak peduli dengan betapa kerasnya dunia, sebuah cinta tumbuh ditengah reruntuhan perang di negeri yang jauh, indonesia. akankah hal itu terjadi?
All Rights Reserved
#79
conflict
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ᴛᴀʀᴀꜱ: ᴅɪ ᴀᴍʙᴀɴɢ ʙᴀᴛᴀꜱ ✔
  • Gundik
  • Let Me Love You [TERBIT]
  • Almelo, 1938
  • Bersambung [COMPLETED]
  • Di Atas Kapal Waktu
  • Fall In Love
  • Future Past Present: Friendship and Treachery
  • di bawah langit hindia

[Pemenang program terbit gratis Alinea Publishing kategori Fiksi Sejarah] Perang Dunia ke-2 masih terus berkobar dan 1942 adalah tahun di mana Hindia Belanda terjerat dalam kekejaman Jepang yang memorakporandakan hidup Aras, perempuan pribumi yang dipekerjakan secara paksa; romusa. Dunia yang tak Aras mengerti dan hidup yang tak tahu harus ia gantungkan pada siapa, sirna ketika ia bertemu dengan seorang tentara Dai Nippon bernama Taka Yamamoto. Dalam satu pertemuan, pemuda Asia itu telah banyak menorehkan rasa pada Aras yang mulai menaruh harap padanya. Rasa yang bergejolak, penolakan, dan pengkhianatan militer di tengah kacaunya Kota Batavia membuat keduanya harus rela menelan kenyataan pahit jika mereka telah berada di ambang batas. Namun, tiada kata menyerah bagi Taka jika akhirnya ia harus mati juga. Jika darah yang ia tumpahkan tak berarti apa pun, setidaknya ia telah berani menantang dunia sekali dalam seumur hidupnya. Ini kisah mereka, kisah tentang dua insan yang berusaha mendobrak garis takdir demi memenangkan hak kebebasan mereka. //TARAS: Di Ambang Batas// Stief.AN Ran/@BaekStie26, Mei 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines