Story cover for Elebra Darkness Demon by arieffirman686
Elebra Darkness Demon
  • WpView
    Membaca 14
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 14
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Mei 01, 2025
Bjarga - sebuah pedang yang tak sekadar ditempa, bukan pula di buat dengan proses biasa, ia ada karena dilahirkan dari murka dan kegelapan, dari semua sifat keburukan, sedangkan Bilahnya hitam legam, berdenyut seperti urat api, seolah menyimpan jiwa-jiwa yang telah ia renggut. Dikatakan, Bjarga bukan dibuat untuk manusia, melainkan ditakdirkan bagi makhluk terkutuk - pembawa kehancuran dan haus darah.

Pedang ini kini berada dalam genggaman Eleḃra, iblis api dari jurang terdalam Abyss, prajurit rendahan biasa, yang dipimpin oleh Thamuz sang Panglima Neraka. Eleḃra memang prajurit biasa, namun ia tak sekadar seorang monster prajurit, ia bukan pula seorang prajurit yang membawa api yang membakar tubuh, melainkan sebuah bara kebencian yang membakar dunia. Dan di tangannya, Bjarga menjadi lebih dari senjata: ia menjadi simbol kutukan, perang, dan akhir dari semua kedamaian dunia.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Elebra Darkness Demon ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Married at First Sight : The Antagonist's Bride oleh gangstaheart
52 bab Bersambung
𝑴𝒂𝒓𝒓𝒊𝒆𝒅 𝒂𝒕 𝑭𝒊𝒓𝒔𝒕 𝑺𝒊𝒈𝒉𝒕 : 𝑻𝒉𝒆 𝑨𝒏𝒕𝒂𝒈𝒐𝒏𝒊𝒔𝒕'𝒔 𝑩𝒓𝒊𝒅𝒆 ©2025. GangstaHeart Demi cinta yang tak pernah benar-benar dimilikinya, Seanna berubah menjadi sosok yang kejam. Sarkastik, manipulatif, dan rela melakukan apa pun―sampai merencanakan pembunuhan terhadap tokoh utama wanita―demi mendapatkan hati tokoh utama pria yang tidak pernah mencintainya. Dalam cerita mana pun, karakter seperti itu hanya punya satu akhir: tersingkir, tersiksa, atau mati mengenaskan-itulah takdir para antagonis dalam cerita. Tapi bagaimana kalau seorang gadis biasa―bukan siapa-siapa―mendadak terjebak dalam tubuh Seanna McCourtney, tokoh paling dibenci dalam cerita yang dulu hanya bisa ia komentari dari balik layar ponselnya. Dengan ingatan samar tentang alur cerita dan akhir tragis yang pasti, ia tak punya banyak pilihan. Mengikuti takdir dan mati sia-sia... atau berusaha mengubah jalan cerita. Namun hidup di dalam novel ternyata tidak sesederhana yang ia bayangkan. Dunia fiksi ini jauh lebih rumit dan kelam dibanding apa yang tertulis. Orang-orang menyimpan rahasia. Hubungan antar tokoh tidak sehitam-putih yang ia kira. Ketika segalanya mulai kabur-antara siapa dirinya dulu dan siapa dirinya sekarang-perasaan asing itu tumbuh, terutama terhadap pria yang seharusnya Seanna benci dalam novel. "Mari kita berpisah." Sebuah kalimat yang seharusnya menjadi akhir. Namun tatapan pria itu menusuk balik, matanya yang pekat mengucap janji yang tidak pernah tertulis di novel manapun. "Come what may, you shall forever belong to me, Seanna." Dan di sanalah ia berdiri. Dalam kisah yang bisa saja membunuhnya. Atau justru menyelamatkannya. ─────────୨ৎ─────────
BY HIS OWN DECREE oleh shaschan23
11 bab Bersambung
Di negeri mistis Aetheria, perang dahsyat berkecamuk antara kaum elf, peri, dan roh hutan melawan ras iblis yang berambisi merebut kekuasaan suci. Konflik yang berlangsung selama berabad-abad ini dipenuhi kehancuran, penderitaan, serta nyawa yang melayang. Namun, di tengah kekacauan, takdir melahirkan seorang bayi laki-laki yang kelak dikenal sebagai Dewa Hakim, sosok yang akhirnya menghentikan peperangan meskipun kehancuran telah terlanjur meluas. Raja Iblis, penguasa kegelapan yang dulu disegel oleh seorang Dewi misterius, berhasil membebaskan diri dari belenggu yang menahannya. Identitas Dewi yang pernah menaklukkannya tetap menjadi teka-teki yang belum terpecahkan. Kehadirannya kembali membawa malapetaka, mengancam keseimbangan Aetheria yang baru saja dipulihkan. Suatu malam, sang Dewa Hakim, yang bernama Itqiriu, mengalami peristiwa aneh dalam tidurnya. Di dalam mimpi, ia bertemu dengan sesosok tangan raksasa yang menawarkan sesuatu yang tak terungkapkan. Namun, dengan penuh keteguhan, Itqiriu menolak tawaran itu. Seketika, ia terbangun di dunia manusia dalam tubuh seorang anak laki-laki bernama Hiroshi Raijin. Hiroshi mendapati dirinya kehilangan sebagian besar ingatan tentang masa lalunya. Ia tidak tahu siapa dirinya sebenarnya, mengapa ia terjebak dalam dunia manusia, atau apa makna pertemuannya dengan tangan raksasa itu. Satu hal yang pasti: dunia ini menyimpan misteri yang harus dipecahkannya. Di tengah pencariannya akan jati diri, Hiroshi terlibat dalam berbagai peristiwa yang menguji kekuatan, kebijaksanaan, serta hatinya. Bersama sekumpulan rekan yang ia temui dalam perjalanannya, ia menghadapi ancaman baru yang muncul seiring dengan kembalinya Raja Iblis. Dengan dunia manusia yang kini berada di ambang kehancuran, Hiroshi harus menemukan kebenaran di balik asal-usulnya, mengungkap rahasia sosok tangan raksasa yang pernah menawarinya sesuatu, dan menghadapi takdirnya yang tersembunyi sebagai Dewa Hakim. Dengan kebenciannya terhadap ras iblis
The White Room oleh YonnTheVoldigoad
25 bab Bersambung
Di dunia lama, Alvar Renhardt adalah seorang jenius yang keberadaannya mengancam sistem global. Ia tahu terlalu banyak, memahami terlalu dalam, dan melihat celah dalam struktur masyarakat seperti dewa yang mengamati permainan semesta. Tapi kejeniusannya menjadi momok bagi dunia yang ingin stabil. Suatu malam, ia dibunuh oleh kekuatan yang takut padanya-namun kematian bukanlah akhir. Alvar terbangun di ruang putih tak terbatas, dunia hampa tanpa batasan, hukum, atau eksistensi lain. Dalam keheningan abadi itu, ia dihadapkan pada tantangan tertinggi: menciptakan dunia dari nol hanya dengan pikirannya. Tanpa Tuhan, tanpa panduan, ia menjadi arsitek semesta-menciptakan konsep kehidupan, kematian, sihir, waktu, bahkan takdir. Setelah membangun dunia dengan hukum dan misterinya sendiri, Alvar memasukkan dirinya ke dalam sistem yang ia ciptakan-bereinkarnasi sebagai seorang bayi biasa bernama Cael Invarion. Di dunia baru ini, ia menyembunyikan kehebatannya di balik wajah anak biasa, menyerap pengalaman, mengamati, dan perlahan menyiapkan dirinya untuk mengungkap rahasia ciptaannya sendiri. Namun dunia yang ia bangun tidak sempurna. Terdapat anomali, entitas yang tidak pernah ia rancang, dan takdir-takdir liar yang berbelok dari jalur yang ia tetapkan. Dunia mulai menunjukkan kehendaknya sendiri. Kini, sebagai Cael, ia harus menyusuri jalur yang ia rancang sendiri, menghadapi hasil dari keputusan-keputusannya sebagai pencipta, dan berjuang bukan hanya untuk bertahan, tapi untuk menjawab satu pertanyaan besar: Masihkah ia mengendalikan dunia ini-atau dunia yang telah mengambil alih dirinya?
Syal Merah oleh FabianBadaiAntashena
5 bab Bersambung
Lihatlah manusia.... makhluk berakal, katanya, tapi berakal hanya untuk merancang kehancuran dengan cara yang lebih efisien dari iblis manapun. Mereka lahir dengan tangan kosong, namun tumbuh dengan jemari yang tak pernah cukup menggenggam. Satu takhta tak cukup, satu negeri terlalu sempit, satu nyawa tak sebanding dengan harga ambisi. Mereka mencipta Tuhan dari kaca dan bayangan, lalu menjadikannya alasan untuk menyalakan api di rumah sesamanya. Lalu, ketika tubuh hangus terbakar, mereka berkata: "Ini takdir, ini suci." Padahal semua hanya siasat licik, untuk menjarah lebih banyak, menguasai lebih dalam. Di medan perang, tidak ada musuh sejati, hanya cermin-cermin retak yang saling menuduh bayangan masing-masing sebagai setan. Manusia menanam senyum di bibir diplomasi, sementara tangannya menandatangani pengiriman peluru ke tempat di mana anak-anak belajar menyebut "ayah". Dan ketika tanah itu retak oleh ledakan, dan langit pun tak sudi menurunkan hujan, mereka berkumpul di ruang rapat ber-AC, membahas damai yang bisa dijual dengan harga saham. Oh, manusia bukan makhluk sosial- mereka makhluk serigala yang diajari mengenakan jas. Mereka berdiri di atas kuburan sambil berkata: "Semua demi kemajuan." Apa makna "maju", jika harus melangkahi mayat? Apa artinya "kebebasan", jika harus dipaksa dengan moncong senjata? Mereka mencipta kata-kata indah- "perjuangan", "nasionalisme", "pengorbanan", tapi semuanya hanya selimut untuk menutupi nafsu kekuasaan yang menjijikkan. Sejatinya, manusia mencintai kehancuran- sebab di puing-puing itu, mereka bisa membangun kerajaan atas nama harapan, padahal fondasinya dari daging dan darah. Tak ada yang suci dalam perang. Tak ada yang heroik dalam membunuh. Yang ada hanyalah manusia- yang selalu lapar, selalu haus, selalu ingin menjadi Tuhan tanpa pernah bisa menjadi manusia,.
PENGERAJIN DAN PEDANG LEGENDARIS oleh dewqputra
67 bab Bersambung
Di sebuah negeri kuno, para pendekar hebat bertarung bukan hanya dengan kekuatan, tapi juga dengan jiwa pedang yang ditempa oleh Pengerajin Agung. Cerita berfokus pada Arka, seorang pengerajin muda yang tanpa sengaja menempa pedang legendaris yang dapat memilih tuannya sendiri. Namun pedang itu justru menyatu dengan dirinya. Arka harus bertarung, belajar, dan melintasi negeri penuh konflik demi menemukan rahasia warisan darahnya-bahwa ia bukan hanya pengerajin biasa, tapi penerus klan pembuat pedang suci yang telah punah. Halaman 1: Desa Tempa Api Panel 1: Gambar: Sebuah desa di lembah pegunungan, asap mengepul dari bengkel-bengkel besi. Teks narasi: "Di lembah terdalam negeri Nirbara, suara palu lebih nyaring dari doa..." Panel 2: Gambar: Seorang pemuda berkeringat, memalu besi dengan wajah penuh tekad. Teks dialog (Arka): "Aku tak akan menempa untuk perang. Tapi untuk harapan." Panel 3: Gambar: Pedang separuh jadi di atas tungku menyala. Api menyala tidak biasa-berwarna biru lembut. Teks narasi: "Tapi api punya kehendaknya sendiri..." --- Halaman 2: Percikan Tak Biasa Panel 1: Gambar: Arka meneteskan darah di besi tanpa sengaja. Teks narasi: "Sedikit luka, namun cukup untuk membangkitkan sesuatu yang lama tidur." Panel 2: Gambar: Besi menyerap darah dan mulai bersinar samar. Teks dialog (Arka): "Apa ini...?" Panel 3: Gambar: Pedang melayang perlahan dari tempatnya, belum selesai, tapi hidup. Teks narasi: "Ia belum jadi. Tapi sudah sadar." Kutipan halaman: "Tak semua yang hidup harus bernapas. Ada yang cukup dengan luka."
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 8
Married at First Sight : The Antagonist's Bride cover
ESPINA DE ROSA I : The Shattered Crown [ON GOING] cover
BY HIS OWN DECREE cover
The White Room cover
Syal Merah cover
I'm the Antagonist's cover
Kingdom In Ashes  cover
PENGERAJIN DAN PEDANG LEGENDARIS cover

Married at First Sight : The Antagonist's Bride

52 bab Bersambung

𝑴𝒂𝒓𝒓𝒊𝒆𝒅 𝒂𝒕 𝑭𝒊𝒓𝒔𝒕 𝑺𝒊𝒈𝒉𝒕 : 𝑻𝒉𝒆 𝑨𝒏𝒕𝒂𝒈𝒐𝒏𝒊𝒔𝒕'𝒔 𝑩𝒓𝒊𝒅𝒆 ©2025. GangstaHeart Demi cinta yang tak pernah benar-benar dimilikinya, Seanna berubah menjadi sosok yang kejam. Sarkastik, manipulatif, dan rela melakukan apa pun―sampai merencanakan pembunuhan terhadap tokoh utama wanita―demi mendapatkan hati tokoh utama pria yang tidak pernah mencintainya. Dalam cerita mana pun, karakter seperti itu hanya punya satu akhir: tersingkir, tersiksa, atau mati mengenaskan-itulah takdir para antagonis dalam cerita. Tapi bagaimana kalau seorang gadis biasa―bukan siapa-siapa―mendadak terjebak dalam tubuh Seanna McCourtney, tokoh paling dibenci dalam cerita yang dulu hanya bisa ia komentari dari balik layar ponselnya. Dengan ingatan samar tentang alur cerita dan akhir tragis yang pasti, ia tak punya banyak pilihan. Mengikuti takdir dan mati sia-sia... atau berusaha mengubah jalan cerita. Namun hidup di dalam novel ternyata tidak sesederhana yang ia bayangkan. Dunia fiksi ini jauh lebih rumit dan kelam dibanding apa yang tertulis. Orang-orang menyimpan rahasia. Hubungan antar tokoh tidak sehitam-putih yang ia kira. Ketika segalanya mulai kabur-antara siapa dirinya dulu dan siapa dirinya sekarang-perasaan asing itu tumbuh, terutama terhadap pria yang seharusnya Seanna benci dalam novel. "Mari kita berpisah." Sebuah kalimat yang seharusnya menjadi akhir. Namun tatapan pria itu menusuk balik, matanya yang pekat mengucap janji yang tidak pernah tertulis di novel manapun. "Come what may, you shall forever belong to me, Seanna." Dan di sanalah ia berdiri. Dalam kisah yang bisa saja membunuhnya. Atau justru menyelamatkannya. ─────────୨ৎ─────────