Arula Bimantara (Terbit!)

Arula Bimantara (Terbit!)

  • WpView
    Reads 2,388
  • WpVote
    Votes 748
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 28, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kata siapa menjadi anak bungsu itu menyenangkan? Anak bungsu menjadi harapan terakhir orang tua, banyak beban yang harus dipikul oleh anak bungsu. Arula Bimantara-seorang remaja laki-laki yang harus putus sekolah demi membantu kondisi ekonomi keluarga. Ia juga ingin merasakan kebebasan seperti anak sepantaran nya, tapi keinginan mustahilnya itu harus ia kubur dalam-dalam. "Aru juga sakit Pak, kenapa cuma Kak Dania dan Abang Damian yang di rawat? " "Kamu jangan manja, Ru. Kamu itu cuma sakit biasa, lagipula dari kecil kamu sudah saya rawat, itupun kamu nyusahin. "
All Rights Reserved
#789
eventpensi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Damian Arutala [DI TERBITKAN]
  • MEMELUK LUKA [END]
  • The False Reality (TELAH TERBIT)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Waiting Room [TERBIT]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Dandelion [TERBIT]

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines