Life Through Your Analogue Camera | Jung Sungchan

Life Through Your Analogue Camera | Jung Sungchan

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 1, 2025
Diana, seorang anak dari eksil politik yang menetap di Jerman. Kisah-kisah hidupnya terukir abadi di atas bintang kota Hamburg. Ayahnya-yang merupakan eksil politik-mampu menghidupinya dengan layak. Namun Diana sadar, Jerman bukanlah rumah yang sebenarnya. Jerman memang melingkupinya dengan kasih, namun Jerman tak mampu membuatnya merasakan dekapan hangat sebuah tempat tinggal. Diana akhirnya memutuskan untuk kembali ke tanah lahirnya sang Ayah. Ia berusaha menggenggam lembut angin berembus milik Indonesia. Meskipun ia sadar, bahwa ia tidak akan bisa.
All Rights Reserved
#867
history
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa dan Cerita
  • Eternal (Nomin Remake)
  • Ini Cerita Gaje! |NOMIN GS|
  • Cinta Sang Senopati  (END)
  • Empty | 00L NCT Dream
  • Jung Son's Journey ✔️
  • Mama Gula
  • A Thousand Years [Pierre Tendean Fanfic]
  • MY MISSION - JAEMSELLE
  • call me kei not nana | {NOMIN}

Hidup tak pernah benar-benar bisa ditebak. Kadang, harapan yang dibangun sejak kecil hancur seketika oleh kenyataan yang tak diundang. Narthana adalah anak laki-laki yang tumbuh dengan cinta dan impian besar. Sejak kecil, ia percaya bahwa keluarganya adalah rumah paling aman di dunia-tempat di mana Papa dan Mama akan selalu ada, menggenggam tangannya hingga dewasa nanti. Ia pernah berkata, suatu hari nanti, ia akan membawa kedua orang tuanya keliling dunia, naik pesawat besar miliknya sendiri. Tapi hidup tak pernah bertanya apakah kita siap kehilangan. Ketika kenyataan mengguncang fondasi kebahagiaannya, Narthana dipaksa tumbuh dalam sunyi. Ia harus menelan pahitnya perpisahan yang tak bisa dilawan, dan memeluk luka yang tak bisa dipulihkan waktu. "Mulai hari ini, Nana bersama Papa, ya?" Kalimat yang sederhana, tapi menyimpan beban yang tak terucapkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang janji yang tak selalu bisa ditepati, dan tentang bagaimana seorang anak belajar menerima takdir tanpa kehilangan jiwanya. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa hidup tak selalu tentang memiliki, tapi tentang bagaimana tetap mencintai-meski dari kejauhan. Sebab Tuhan menulis kisah setiap manusia dengan cara yang berbeda, dan setiap air mata menyimpan makna yang tak pernah sia-sia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines