Story cover for Back To Normal by tengkupina13
Back To Normal
  • WpView
    Membaca 18,263
  • WpVote
    Suara 640
  • WpPart
    Bagian 10
  • WpView
    Membaca 18,263
  • WpVote
    Suara 640
  • WpPart
    Bagian 10
Bersambung, Awal publikasi Mei 09, 2015
Harry Wesley: "apa yang kau katakan ketika melihat sosok pria tampan membutuhkan pertolonganmu? Aku menolongnya dan itulah yang kulakukan. Tentu saja sama dengan apa yang kalian fikirkan. Tapi dia bukan seperti 'pria' yang kuharapkan, dan aku sudah jatuh hati!"

*****
Kim Bexter: "Apa yang kau lakukan saat kau membutuhkan pertolongan, tiba-tiba ada seorang pria berbaju hitam, berkulit putih, berwajah tampan, tinggi sekitar 180cm, entah bagaimana aku mampu mendeskripsikannya, dia sangat..sangat.. tampan bagai malaikat yang datang untuk membantumu.

Tetapi kau harus bekerja dengannya yang ternyata seorang 'bos mafia' yang sangat ditakuti dan tidak segan membunuh siapapun! Bagaimana aku harus menutupi diri darinya bahwa aku adalah siswi disekolah khusus dan bukan wanita selayaknya.

Dan satu lagi, tipeku bukanlah seorang 'pria'
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Back To Normal ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
' HOW POSITION '  oleh MsTaejim
21 bab Lengkap
Vee Adalah seorang anggota Mafia yang tengah bersembunyi dari musuh besar keluarganya. Vee berhasil menyerang markas sang musuh, ketika malam hari. Namun naas ternyata itu semua hanyalah jebakan, membuat dirinya di kepung anggota polisi yang terus melayangkan tembakan, sehingga beberapa tubuhnya terluka. Di balik jas mantel hitamnya, Vee menekan kuat bagian dada kiri atas, tepat di atas jantungnya yang mengeluarkan banyak darah. Dia cukup kesakitan, tapi dia tidak bisa diam saja. Dia tetap berlari menyusuri padatnya pemukiman yang ada di kota Seoul. "Kau.... Siapa !!!! " "Diam !!! Jika kau bersuara lagi. Maka aku akan membunuhmu !!". Ancam Vee mengeluarkan pisau yang ada di dalam jaketnya. Mengarahkan ke arah seorang gadis yang terlihat ketakutan ketika mendapati seorang lelaki menerobos masuk ke dalam kamarnya melalui jendela yang terbuka. "Kemarilah. Aku butuh bantuanmu....." Vee terlihat meringis menahan sakit yang ada di bahunya. Awalnya ragu, tapi gadis tadi berjalan mendekat juga. Lampu yang terlihat sedikit remang itu tidak membiarkan mata Flory bisa menatap jelas wajah lelaki yang mungkin adalah seorang pencuri . "K__Kau...terluka !", Flory membelalakkan kedua matanya, ketika menyadari bahu Vee yang berdarah. Flory segera mengambil kotak P3K di dalam laci, dan mendekat ke arah Vee, ikut duduk di depan lelaki yang terduduk di bawah jendela. " Sini ku bantu " Vee terdiam ketika menatap wajah Flory yang terkena sinar bulan dari jendela yang terbuka. "Sial......!!! Kenapa dia cantik sekali !!!" Bukannya merasa sakit karena tembakan, malahan Vee sibuk menahan detak jantungnya yang keterlaluan ketika Flory menyentuh bahunya. Oh Shit ! Ini Ilegal !! Benar-benar tidak boleh terjadi !! ******* "Apa kau bisa pelan-pelan !? Ini terasa sakit ! " Flory mengeluh. "Tenang saja. Aku akan memasukkannya secara perlahan " Vee tersenyum melihat Flory yang merengek di bawahnya. *****
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Bring Me Home cover
i hate you ( FYOZAI) OMEGAVERS cover
Vamp Prisioner cover
Be Mine! 'obsessed With You'||BxB(yaoii)🔞⚠ {ON GOING} cover
The Assassin Turned As Student cover
' HOW POSITION '  cover
Diantara 2 pilihan (TNI/POLICE) cover
RINDU | SOOKAI cover
BLack And Wha(Yu)ite cover
•LOVE MISTAKE• Heesun✓ cover

Bring Me Home

29 bab Bersambung Dewasa

Anak kelas XI-IPS2 kali ini mendapatkan tugas kelompok untuk mewawancara orang-orang berdarah non-Asia di sekolah mereka, untuk mengenal kultur negara barat sana. Beruntunglah beberapa anak di sekolah mereka ada yang blasteran, bahkan asli tanpa darah Asia sama sekali. Senandika, Alana, dan Shintya, awalnya ingin mewawancara Elliott si kapten basket sekolah, berdarah Inggris dicampur Minang. Tapi, sialan. Elliott anak yang supel dan baik hati sudah di-booking terlebih dahulu oleh grup lain. Jadi, sasaran selanjutnya adalah Cattleya si anak pindahan dari Manhattan. Double sial, Cattleya sudah diwawancara oleh grupnya Lathifa. Alexander, Stephen, dan Ashley pun sudah di-booking semua. Tinggal tersisa satu orang yang belum ada booking-an untuk diwawancara; ialah Marco Blackweeds. Triple sialan, katanya Marco adalah anak dari mafia yang kejam-- --dan quadruple sialan, Marco dirumorkan pernah membunuh orang. Tak ada yang ingin mewawancarai lelaki itu, bahkan tak ada yang ingin berurusan dengannya sama sekali. Tapi bagaimana jika takdir membawa Senandika untuk menjadi dekat dengan seorang Marco Blackweeds, si terduga anak mafia tersebut? - Published: 6 Oktober 2020 Last published: -