Two Hearts, One Path ~Harqeel (HIATUS)

Two Hearts, One Path ~Harqeel (HIATUS)

  • WpView
    Reads 800,718
  • WpVote
    Votes 60,126
  • WpPart
    Parts 81
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 29, 2025
Pernikahan adalah hal terakhir yang ada di pikiran Aqeela Clarinta Wijaya-gadis manja, bawel, dan penuh drama. Tapi hidupnya jungkir balik saat tiba-tiba harus menikah dengan Harry Revangga Pratama, CEO muda yang dingin, serius, dan... anti sosial! Semua demi warisan dan kursi tertinggi di Pratama Corp. Pernikahan mereka bukan karena cinta, tapi juga bukan sekadar formalitas. Di balik kesepakatan awal dan kepribadian yang bertolak belakang, mereka mencoba menjalani peran baru sebagai pasangan suami istri yang sesungguhnya. Pertengkaran kecil, sindiran diam-diam, dan kehangatan yang perlahan tumbuh di antara mereka, membuat batas antara kewajiban dan perasaan menjadi kabur. Di rumah sebesar istana dan dalam dunia penuh ambisi, bisakah dua hati yang berbeda tetap melangkah di jalan yang sama?
All Rights Reserved
#984
aqeela
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KING & QUEEN OF SCANDAL
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • TAKLUK
  • KITA SELAMANYA
  • Mendadak dijodohkan dengan CEO Tampan

Fattah Fernandez dan Aqeela Aza Atmaja-dua bintang besar yang selalu bersinar di dunia hiburan. Karier mereka sempurna, fans mereka setia, dan hidup mereka selalu ada di bawah sorotan. Tapi satu foto yang tersebar di media mengubah segalanya. Sekali saja mereka terlihat terlalu dekat, publik langsung heboh, media menggila, dan agensi nggak mau kehilangan momentum. Solusinya? Kontrak pacaran. Awalnya, semua berjalan sesuai rencana. Mereka menjalani kisah 'cinta' yang diatur sedemikian rupa-pegangan tangan di depan kamera, tatapan penuh makna di red carpet, dan kata-kata manis yang sudah tertulis dalam skenario. Tapi semakin lama, batas antara yang nyata dan yang pura-pura mulai kabur. Momen-momen kecil di balik layar terasa terlalu nyata. Detak jantung yang seharusnya terkendali malah jadi berantakan. Hingga akhirnya, mereka sadar-apa yang mereka jalani bukan lagi sekadar skenario.

More details
WpActionLinkContent Guidelines