MOST WANTED & KETOS CANTIK

MOST WANTED & KETOS CANTIK

  • WpView
    Reads 11,912
  • WpVote
    Votes 247
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Shanaya Nessie Barabara, kekasih dari Virendra Akandra Jizaelle. Mereka sudah menjalin hubungan selama dua tahun menjelang tiga tahun. Mereka memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Lebih tepatnya, kekurangan Shanaya ditutupi oleh kelebihan yang dimiliki oleh Virendra, begitupun sebaliknya. Shanaya yang merupakan gadis cantik, periang, lemah lembut, dan tidak suka memiliki masalah, harus bertemu dengan Virendra yang kehidupannya penuh tantangan, keras, dan selalu menjadi dominan. Ini bukan tentang perselingkuhan, bukan juga tentang orang lain yang tidak suka dengan mereka, tetapi ini tentang mereka dan orang-orang terkasih sekitar mereka. * "Rendra ... mau sampai kapan kamu kaya gitu sama papa kamu sendiri?" "Emangnya aku kenapa sama Papa? Perasaan biasa aja deh." * "Shanaya satu kelompok sama Agnes. Gue yang minta Bu Lala untuk merombak semua kelompok." "Kenapa?" "Nothing. Ada beberapa kelompok yang gue gak suka, termasuk Shanaya yang satu kelompok sama lo." --- Cover by @anagraphic_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  • RASKAY : We Are Friend ? You Okay With That ? [END] ✅
  • We Are One
  • ARKANJESICA (END)
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • Clara Casandra
  • ALGARA [TERBIT]
  • My possesive boyfriend
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • JANUARGHA

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines