ADA BAMBANG DIMANAPUN

ADA BAMBANG DIMANAPUN

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 17, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Bambang bukan satu, tapi seribu. Di satu dunia, dia astronot yang pulang ke bumi dengan senyum meski ajal menanti. Di dunia lain, dia tukang becak NTT yang merantau ke Aceh dan bertahan di tengah diskriminasi. Kadang dia notaris viral, kadang dokter hewan yang trauma karena manusia. Bahkan pernah jadi dukun gadungan yang berdebat sama kodam. Inilah semesta realitas Bambang-penuh satire, pedih, lucu, getir, dan kadang... bikin nangis. Karena hidup itu absurd. Dan Bambang tahu: jadi manusia waras di dunia yang gila, itu perjuangan. ___ Cerita ini ditulis oleh Geng Sena ; SENA - Stellar Ensemble for Narrative Adventures. Kami hadir untuk mereka yang percaya bahwa cerita bisa mengubah dunia. Dan kami percaya, satu kata bisa jadi awal semesta.
All Rights Reserved
#147
wattpadwriter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • ﹪ ׅ 𝅦𝅦 Ur smile :D ☆ countryhumans Indonesia ━ׄ┈⋄⃞🇮🇩̷𝆭
  • Gone(✔)🔚
  • Seperti Bintang ✔️(SHORT STORY)
  • PAPA INDO!?
  • Pain of the Slayer
  • Sincerely (Sung Jinwoo x M. Reader)

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines