Story cover for One more time by Ryuibuki
One more time
  • WpView
    LECTURAS 10,185
  • WpVote
    Votos 896
  • WpPart
    Partes 14
  • WpView
    LECTURAS 10,185
  • WpVote
    Votos 896
  • WpPart
    Partes 14
Continúa, Has publicado may 01, 2025
Tubuh berlumuran darah itu tergeletak tak jauh darinya, hanya jarak beberapa meter yang membuat kakak sulung dari tujuh bersaudara tersebut kembali merasakan sesak di dadanya, adik ketiganya menoleh kearahnya sambil tersenyum miris. wajahnya penuh luka akibat serangan saudaranya yang lain. 

      "ada lebih baik sesuatu yang besar dirahasiakan kak. " ucapnya pelan dan melihat kearah saudaranya yang lain. "meskipun nyawaku taruhannya. "

...... jangan adiknya Tuhan, jangan adiknya yang selalu membantunya mengurus hal lain dan selalu menjadi gardu terdepan buat saudaranya yang lain. 


      "Blazerion.... "
(CC) Atribución-Compartir Igual
Regístrate para añadir One more time a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#835duri
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE] cover
Little Sister [Boboiboy Elemental] cover
  THE SEVEN BROTHER   [ Boboiboy X reader's ]   cover
Keajaiban Duniaku | Boboiboy ft. Reader cover
Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End) cover
Guardian cover
Pulang | Blaze & Ice |  (✓) cover
Brothers (BoBoiBoy Elemental) END cover
We Are Sorry Halilintar cover
6 prajurit kaka  cover

All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE]

13 partes Continúa

Nyatanya, mereka bertiga tidak sebahagia yang orang lain pikirkan. Di balik tawa dan senyuman yang mereka tunjukkan, terselubung luka yang tak seorang pun mampu melihat. Taufan yang ingin diakui keberadaannya. Ice yang mendambakan kebebasan. Dan Thorn yang haus akan apresiasi dari sang Bunda. Taufan terus mencoba membuktikan dirinya sendiri, berusaha untuk diakui, meski dirinya seringkali tak dihargai. Ice, meskipun selalu tampak tenang, namun ia terjebak dalam batasan tubuhnya yang rapuh, bermimpi bisa merasakan bebasnya dunia tanpa halangan apapun. Thorn, dengan segala usahanya, merasa tak pernah cukup baik untuk mendapatkan kasih sayang yang tulus dari sang Bunda. Di dunia yang mengagumi harmoni, tak ada yang tahu bahwa kehancuran perlahan mulai menghantui. Tapi, sampai kapan mereka bisa bertahan dalam diam? Sementara hati mereka perlahan terkikis oleh kesedihan yang mendalam.