LOVE TO DEATH

LOVE TO DEATH

  • WpView
    LECTURES 244
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., août 27, 2025
Amara tidak pernah mencari cinta. Hidupnya sederhana-cukup tenang dan jauh dari sorotan. Namun segalanya berubah ketika ia bertemu Damien: pria tampan, cerdas, dan misterius yang perlahan merayap masuk ke dalam hidupnya. Damien terlalu sempurna... hingga akhirnya tidak. Apa yang awalnya tampak seperti cinta sejati berubah menjadi mimpi buruk. Damien tidak mencintai Amara-ia memilikinya. Ketika Amara mencoba menjauh, batas antara cinta dan obsesi pun hancur. Ia mulai dibuntuti, diawasi, bahkan diisolasi secara perlahan. Puncaknya terjadi ketika Amara melarikan diri-terjebak dalam pelarian sunyi di tengah hutan malam, diburu oleh seseorang yang bersumpah akan memilikinya selamanya, hidup atau mati. Dalam kegelapan yang pekat, dengan luka di tubuh dan ketakutan yang membekap, Amara harus memutuskan: terus lari, atau melawan. Karena cinta yang gila tak bisa disembuhkan-hanya dihentikan.
Tous Droits Réservés
#90
drakromance
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • TRAPPED✓
  • Baskara
  • Bad Scene
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • JEJAK LUKA
  • LIMERENCE
  • Fumo e Pelle [REMAKE SOON]
  • REWRITTEN | END
  • Obsession Oushi

𝐖𝐚𝐫𝐧𝐢𝐧𝐠🚩: 𝐏𝐬𝐲𝐜𝐡𝐨𝐥𝐨𝐠𝐢𝐜𝐚𝐥, 𝐦𝐚𝐭𝐮𝐫𝐞, 𝐝𝐚𝐫𝐤 𝐫𝐨𝐦𝐚𝐧𝐜𝐞, 𝐟𝐨𝐫𝐜𝐞𝐝 𝐢𝐧𝐭𝐢𝐦𝐚𝐜𝐲, 𝐨𝐛𝐬𝐞𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧, 𝐦𝐚𝐧𝐢𝐩𝐮𝐥𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧, 𝐭𝐫𝐮𝐬𝐭 𝐢𝐬𝐬𝐮𝐞, 𝐯𝐢𝐨𝐥𝐞𝐧𝐜𝐞, 𝐦𝐞𝐧𝐚𝐜𝐞, 𝐜𝐨𝐞𝐫𝐜𝐢𝐨𝐧, 𝐜𝐨𝐧𝐭𝐫𝐨𝐥-𝐟𝐫𝐞𝐚𝐤, 𝐚𝐧𝐠𝐬𝐭. 21+ Romeo Hauteville adalah pria cerdas namun memiliki sikap menjerat. Suatu hari, ia melihat Iris Sofia, seorang perawat rumah sakit jiwa, saat ia tak sengaja melihatnya. Tatapan Iris yang hangat, suaranya yang lembut, dan senyumnya yang seperti cahaya di ruang sunyi, menggoreskan sesuatu yang tak bisa dijelaskan dalam benak Romeo. Obsesi pun tumbuh. Tak bisa menahan hasrat untuk lebih dekat, Romeo mengambil keputusan gila: ia akan menjadi pasien. Ia mulai bertingkah seperti anak kecil, menggambar dengan krayon, memeluk boneka rusak, semua demi satu tujuan: berada di bawah perawatan Iris. Hari-harinya diisi dengan pura-pura, tetapi pikirannya tajam dan mengamati. Ia tahu siapa saja yang dekat dengan Iris, tahu pola makannya, cara jalannya, bahkan wangi parfum yang berubah setiap dua minggu. Dan semakin hari, batas antara akal dan delusi mulai kabur. Iris, yang penuh empati namun merasa ada yang janggal. Pasien bernama Romeo ini terlalu sadar, terlalu... menatap. Tapi ia tak bisa menjauh, seperti ada magnet tak kasat mata yang menariknya pada bahaya. Ketika sisi tergelap Romeo mulai muncul perlahan, Iris terperangkap dalam permainan manipulasi dan keputusasaan, hingga ia harus memilih: bertahan dalam bayang-bayang obsesi, atau melawan pria yang mungkin lebih waras daripada semua orang di dalam rumah sakit itu. Kisah tentang obsesi, kegilaan yang disengaja, dan cinta yang tumbuh di antara kepalsuan-menyisakan pertanyaan. °°°°°

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu