Kost Bu Rini : Awal Kesesatan

Kost Bu Rini : Awal Kesesatan

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 2, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Kos Bu Rini selalu dikenal sebagai tempat paling tenang untuk mahasiswa yang mencari kedamaian. Deretan kamar bedengan di belakang rumah utama menjadi saksi tawa, tangis, dan harapan muda-mudi yang tinggal di sana. Hingga dua pemuda asing datang. Rio dan Arya-dua mahasiswa pindahan dengan wajah ramah, namun sorot mata yang menyimpan sesuatu. Sejak kedatangan mereka, malam terasa lebih sunyi... dan mimpi menjadi lebih gelap. Dika mulai berubah. Rani menjadi semakin aneh. Fitri mulai mencium bau kegelapan. Apa yang sebenarnya mereka bawa? Ketika tawa berubah menjadi bisikan, dan ketenangan berubah menjadi godaan tak kasat mata-penghuni kos harus memilih: bertahan dalam iman, atau tersesat dalam bayang-bayang yang menyesatkan jiwa
All Rights Reserved
#163
mistis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misteri di asrama tua
  • Warisan Gandari
  • Shraddha : Bisikan dari Lorong Tua
  • RALILAC
  • Gerbang Kos Tertutup
  • RITUAL PENOLAK JODOH (COMPLETED)
  • Kost Berhantu
  • HAUNTED (tamat)

Rina, seorang siswi SMA, harus tinggal di asrama tua yang penuh dengan misteri. Awalnya, ia mengira cerita-cerita seram tentang asrama itu hanyalah mitos. Namun, sejak malam pertama, ia mulai mengalami kejadian aneh-suara bisikan, bayangan di cermin, hingga boneka yang bergerak sendiri. Bersama teman sekamarnya, Sari, Rina mencoba mengungkap rahasia kelam di balik asrama tersebut. Dalam pencariannya, Rina menemukan jejak sejarah tragis tentang seorang gadis bernama Laras yang meninggal secara misterius di kamar nomor 308. Seiring waktu, gangguan semakin menjadi-jadi-suara dari dalam lemari, sosok di bawah tempat tidur, hingga cahaya lilin yang melayang sendiri. Ketegangan mencapai puncaknya saat mereka membaca buku harian Laras, yang mengungkap kebenaran mengejutkan tentang kematiannya. Dengan nyawa mereka yang terancam, Rina dan Sari memutuskan untuk meninggalkan asrama. Namun, di malam terakhir mereka, sesuatu yang lebih mengerikan menanti. Pintu gerbang tertutup sendiri, dan suara lirih terdengar di telinga mereka, "Jangan pergi..." Apakah mereka berhasil keluar, ataukah arwah Laras tidak akan membiarkan mereka lepas begitu saja?

More details
WpActionLinkContent Guidelines