Story cover for LUPA  by Melivesa
LUPA
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 02, 2025
Lupa,
sering terlupa.
Padahal dia
tak pernah benar-benar pergi.
Hanya sembunyi,
di antara lupa yang lain.


_


Puisi ini ditulis oleh Geng Sena ;

SENA - Stellar Ensemble for Narrative Adventures.
Kami hadir untuk mereka yang percaya bahwa cerita bisa mengubah dunia.
Dan kami percaya, satu kata bisa jadi awal semesta.
All Rights Reserved
Sign up to add LUPA to your library and receive updates
or
#52katakatacinta
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Ruang Kosong di Antara Jingga cover
Kitab Romancuk cover
Puisi 'tuk kau, Yang merindu cover
RAFA cover
Goresan Pena cover
Puisi: Aksara Bercerita cover
QUOTES TOGETHER #LSC(1) cover
Senja cover
Segala Tentangmu ❝ cover
Pengakuan Sang Semesta cover

Ruang Kosong di Antara Jingga

41 parts Complete

Dalam buku ini, kita menemukan potret paling sempurna dari kita, seperti melihat kembali album kenangan yang takkan pudar. Walau waktu terus berputar, di antara halaman-halaman ini, kita masih bisa merasakan getaran kebersamaan yang takkan hilang. Dan dalam setiap belahan kata, dalam setiap kalimat, aku masih ingat semuanya - setiap momen, setiap tempat, dan terutama, setiap detik di antara jingga senja yang begitu berarti bagi kita. Aku ingin mengajak pembaca untuk merenung, merasakan, dan meresapi setiap momen yang ada dalam hidup. Dalam ketenangan dan keheningan, novel ini mengajarkan tentang makna cinta, keberanian untuk melepaskan, dan keajaiban peralihan dalam hidup. Aku ingin memberikan pengalaman membaca yang mendalam tentang arti cinta, harapan, dan momen-momen peralihan yang membentuk kehidupan. Semoga novel ini akan menjadi perjalanan yang tak terlupakan di dalam keindahan senja dan keheningan jiwa. Kisah cinta yang tak kesampaian, impian yang tertunda, dan rahasia yang tersembunyi, semuanya tercipta dalam "Ruang Kosong di Antara Jingga"