Langit Tak Menangis Saat Kau Pergi

Langit Tak Menangis Saat Kau Pergi

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 3, 2025
Hari ketika Nara meninggal, langit tetap cerah. Tak ada hujan, tak ada awan kelabu-seolah semesta tak peduli bahwa dunia seseorang sedang runtuh. Raka berdiri di tengah lalu lintas yang riuh, memeluk tubuh Nara yang dingin, tak percaya wanita yang ia cintai kini tak bernyawa. Ia menunggu keajaiban, isyarat dari langit, petir, badai, apa pun-tapi tak ada. Hanya hening, dan sebuah luka yang tak bisa disembuhkan waktu. Namun kematian Nara bukan kebetulan. Seminggu sebelum kepergiannya, Nara mulai menulis surat-surat aneh yang ia sembunyikan di tempat-tempat tak terduga. Surat yang berbicara tentang perpisahan, ketakutan, dan seseorang yang mengikutinya dalam diam. Raka pun memulai perjalanan menelusuri surat-surat itu-mencari tahu apa yang sebenarnya membuat Nara "pergi"-dan mengapa langit tak ikut menangis hari itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • senja diberanda kayu
  • GRIZLEN {On Going}
  • Selembar Kata Sebentuk Rasa
  • Langit yang tak lagi Sama
  • Yang Tersisa Dari Cinta [ END ]
  • Araleya Titik Temu Semesta (COMPLETED)
  • Aneyra -after meet you
  • Merindu Cahaya-Mu

Raka, pria 27 tahun, terpaksa meninggalkan kehidupan kota yang mewah dan dikirim ke desa kecil di lereng bukit setelah kesalahan besar mencoreng nama keluarganya. Anak pengusaha kaya ini kini menjalani hidup sederhana, menjauh dari keramaian sambil menenangkan pikirannya. Hidupnya mulai berubah ketika ia bertemu Nara, gadis desa 22 tahun yang ceria namun tenang. Pertemuan pertama mereka terjadi saat Raka tanpa sengaja menjatuhkan keranjang sayur milik Nara. Sebagai "hukuman", Nara menyuruhnya membantu di kebun selama seminggu. Sejak itu, Raka mulai datang tiap pagi, belajar mengenal dunia yang baru dan sisi dirinya yang tersembunyi. Kedekatan mereka tumbuh perlahan. Nara melihat kelembutan di balik sikap cuek Raka, dan Raka menemukan makna hidup yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Namun, saat ayahnya memintanya kembali ke dunia bisnis, Raka dihadapkan pada pilihan: kembali ke masa lalu atau menetap di desa bersama Nara, dan memulai hidup baru yang lebih tulus. •••••••••••• apakah Raka dan Nara harus bersatu atau berpisah

More details
WpActionLinkContent Guidelines