Story cover for Separuh Jiwa by Neradara
Separuh Jiwa
  • WpView
    LECTURAS 6,551
  • WpVote
    Votos 871
  • WpPart
    Partes 9
  • WpView
    LECTURAS 6,551
  • WpVote
    Votos 871
  • WpPart
    Partes 9
Continúa, Has publicado may 02, 2025
Ai sebenarnya tidak pernah berharap akan mendapat jodoh di rumah sakit. Sebab meski memang dokter-dokter di sini tampan dan pintar, hanya segelintir yang masih lajang dan berusia tidak jauh dari Ai. Namun Ai tidak menyangka jika bekerja di rumah sakit malah membuatnya memiliki musuh baru.

Emir Najandra, seorang dokter bedah anak yang manis di depan pasien, tapi pedas di depan Ai. Kesan buruk yang Ai berikan di awal pertemuan mereka membuat Emir terus mengibarkan bendera perang. Padahal Ai bekerja di rumah sakit sebagai Psikolog anak. Bukankah harusnya dia dan Emir akur? Kenapa malah jadi saling melempar peluru begini?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Separuh Jiwa a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#63dokterbedah
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Heartbeats of the ER [END] cover
Heart & Vein END cover
5 Reasons Why I Can't Date You cover
Between Crasher and Beat (KyuSung Fanfic) cover
Forbidden (Letkol Teddy) cover
Jurnal Dokter Muda cover
In Your Hands [END✔] cover
wiuwiu || NutHong cover
The Heartbeat [ Completed ] cover

Heartbeats of the ER [END]

19 partes Continúa

Heartbeats of the ER Di balik hiruk-pikuk rumah sakit, lima dokter spesialis dengan kepribadian dan latar belakang yang berbeda menghadapi kehidupan yang penuh tekanan, tantangan, dan kejutan. Nadia Ervina, dokter obstetri ginekologi yang ceria namun berdedikasi, selalu berusaha menciptakan keajaiban di ruang bersalin. Kirana Larasati, ahli bedah saraf yang tegas tapi penuh empati, berjuang melawan batasan medis untuk menyelamatkan harapan pasiennya. Juna Adiputra, dokter bedah toraks yang perfeksionis, harus menyeimbangkan ambisi dan tekanan dari warisan keluarganya. Arya Wiguna, seorang pediatri yang penuh kasih, menjadi pelindung bagi pasien-pasien kecilnya, sementara Hilman Saputra, dokter bedah umum yang humoris, membawa keceriaan di tengah ketegangan. Dalam dunia di mana detik menentukan hidup dan mati, mereka tidak hanya menghadapi kasus-kasus medis yang kompleks, tetapi juga harus berhadapan dengan pilihan hidup yang sulit, kenangan masa lalu, dan perasaan yang mulai berubah. Persahabatan menjadi tempat berlindung, tetapi juga medan ujian bagi hati yang mulai goyah. Ketika batas antara profesionalisme dan emosi semakin kabur, dapatkah mereka tetap berdiri teguh tanpa kehilangan diri mereka sendiri? Heartbeats of the ER adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan cinta di tengah dunia medis yang tak pernah berhenti berdetak.