BUKAN NOVEL TERJEMAHAN Tiga bulan sebelum neraka apokalips meletus, Kiera tiba-tiba 'terbangun' dari kematian. Membawa memori kelam dari kehidupan pertamanya yang hancur, dia tahu dunia tidak punya banyak waktu. Tanpa ragu, Kiera memulai persiapannya dari nol. Dia langsung memutuskan pacar egois dan teman-teman parasit yang hanya memanfaatkan dirinya, keluar dari pekerjaannya, dan mulai menguras seluruh aset untuk mengumpulkan perbekalan. Di tengah persiapannya, sebuah surat wasiat peninggalan sang nenek menuntunnya pada sebuah ruko misterius di samping hutan perbatasan. Ruko tua yang ternyata menyimpan rahasia besar: jajaran rak magis dengan rune kuno berpendar keperakan, ditambah dengan bangkitnya kemampuan space dimension (ruang penyimpanan) miliknya. Sempurna. Semua modal untuk menjadi penguasa di masa kiamat sudah di tangan. Tiga bulan berlalu, kiamat zombie benar-benar datang. Di luar sana, manusia saling bunuh hanya untuk memperebutkan sebotol air mineral kotor di atas tumpukan mayat. Tapi di dalam ruko dua setengah lantai milik Kiera, suasananya berbeda 180 derajat. Kiera justru sedang duduk santai dengan setelan baju tidur beruangnya. Di tangannya ada semangkuk mi instan keju yang hangat, ditemani kucing Persia putihnya yang malas, dan sebuah panci listrik portabel yang mengalirkan aroma gurih. Ketika sekelompok prajurit taktis terluka mengetuk pintunya membawa janji masa lalu, Kiera membuka gerbang. Dia tidak butuh drama emosional. Aturan di rukonya sangat sederhana: patuhi perintah kebersihan, ambil giliran jaga, dan sumbat mulutmu dengan bubur bayi jika tubuhmu belum siap menerima sisa kemewahan logistiknya. Di dunia baru yang hancur, Kiera hanya ingin satu hal: menjaga keseimbangan hidup dan kenyamanannya sendiri, tidak peduli seberapa banyak rencana busuk yang mengintai dari balik sofa ruang tamunya.
More details