The Forgotten Light

The Forgotten Light

  • WpView
    LECTURAS 595
  • WpVote
    Votos 301
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 24, 2025
WpInfo
Ficción
Fantasía
Di balik gemerlap dunia modern, ada sejarah yang dilupakan-sejarah yang tak pernah ditulis di buku pelajaran. Ketika cahaya terakhir dari masa lalu mulai redup, kekuatan gelap yang terkubur ratusan tahun mulai bangkit perlahan dari bayang-bayang bumi Nusantara. Arva, seorang anak biasa dengan obsesi pada misteri dan sejarah kuno, secara tak sengaja membangkitkan artefak purba saat bermain di reruntuhan kota tua. Artefak itu membangkitkan kekuatan misterius, dan memicu kejadian aneh di seluruh negeri: makhluk-makhluk mitos muncul, kenangan masa lalu mengusik mimpi warga, dan potongan-potongan rahasia sejarah mulai terkuak. Tanpa sadar, Arva terpilih menjadi satu dari 38 Penjaga Cahaya-anak-anak, remaja, dan orang dewasa dari latar belakang berbeda yang memiliki keterkaitan darah dengan sejarah gelap bangsa. Mereka memiliki satu tujuan: menyalakan kembali The Forgotten Light, cahaya kebenaran yang mampu menghentikan konspirasi purba yang hendak mengubah masa depan Indonesia. Namun semakin dekat mereka pada kebenaran, semakin mereka menyadari: musuh terbesar bukan hanya makhluk kegelapan... tapi juga mereka yang hidup di balik topeng pemerintah, sejarah, dan keluarga mereka sendiri.
Todos los derechos reservados
#237
animasi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dungeon : Beginning
  • Bayangan di Balik Kabut
  • mylize magic
  • BAJRA BIANTARA
  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • The Hero Commander (VOLUME 1 : Ghost of Fluoran)
  • PURGATORI ARNOLD: KEABADIAN DALAM SIKSAAN
  • The Destiny of Parallel Worlds: Chosen As The Hero Commander
  • Arkanthia: Bayang-Bayang di Menara Aetherion

**Prolog - Dungeon: Beginning** Gelap. Dunia terasa seperti ditelan kehampaan. Di tengah kekosongan itu, suara langkah berat terdengar. Gemanya memantul di dinding batu yang dingin dan lembap. Suara besi beradu dengan tanah, menyiratkan kehadiran seseorang, atau mungkin sesuatu, yang bergerak dengan kesengajaan yang mengancam. Di hadapannya, terbentang sebuah gerbang raksasa. Terbuat dari batu hitam yang diukir dengan simbol-simbol kuno, gerbang itu memancarkan aura magis yang mematikan. Tidak ada yang tahu berapa lama gerbang itu telah berdiri. Bahkan mereka yang tinggal di atas tanah hanya bisa menduga-duga tentang rahasia di baliknya. Konon, gerbang itu adalah jalan menuju tempat yang tak pernah kembali; Dungeon. Di sinilah cerita dimulai. Seratus tahun yang lalu, dunia terbelah antara cahaya dan kegelapan. Kehancuran melanda daratan, dan dari reruntuhan itu, muncul entitas yang tak dapat dibayangkan, menciptakan ruang bawah tanah tak berujung yang terus berkembang. Makhluk-makhluk yang tinggal di dalamnya adalah mimpi buruk yang nyata, menguji keberanian, kekuatan, dan tekad siapa pun yang cukup nekat untuk memasukinya. Namun, di tengah semua itu, sebuah legenda tumbuh: siapa pun yang berhasil mencapai dasar dungeon akan mendapatkan kekuatan untuk mengubah dunia-baik atau buruk. Rael, seorang pemuda yang lahir di desa terpencil, tak pernah bermimpi menjadi pahlawan. Namun, takdir memiliki rencana lain. Kehilangan, penderitaan, dan ambisi tersembunyi memaksa tangannya untuk mengambil jalan berbahaya yang tidak bisa ia bayangkan sebelumnya. Dengan sepotong peta tua yang diwariskan oleh ayahnya, dia bersiap memasuki dunia bawah tanah yang penuh misteri. Sebuah perjalanan yang akan menantang batas kekuatannya, menghadapkan dia dengan rasa takut terbesarnya, dan mengungkap rahasia yang telah lama terkubur. Gerbang dungeon perlahan terbuka, memperlihatkan kegelapan yang menunggu. Petualangan telah dimulai.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido