Rumah ke Rumah

Rumah ke Rumah

  • WpView
    Reads 196
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Wed, May 21, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Alira Keisya Maheswari lahir di tengah kehilangan, saat dunia kehilangan separuh langitnya. Ibunya meninggal tepat saat ia lahir, membuat hidupnya tak pernah benar² utuh. Ayahnya, Reinaldi Maheswara, hanya datang sekali. Alira tumbuh bersama neneknya, sosok yang menjaga nama "Maheswari" agar cucunya tak kehilangan segalanya. Tapi kasih sayang nenek tetap tak mampu mengisi ruang kosong di hati Alira. Sejak kecil, ia rindu sosok ayah yang jarang hadir Ia belajar berjalan tanpa dituntun, tumbuh menjadi gadis cerdas dan manis, namun tetap merasakan ada ruang kosong dalam dirinya (ayah). Reinaldi terlalu takut menghadapi kenyataan bahwa ia harus membesarkan anak perempuan yang wajahnya mirip dengan mendiang istrinya. Ia tak pernah mengirim kabar, bahkan tak memberi tanda bahwa ia peduli. Alira tumbuh, tapi hatinya tetap hampa. Dia menunggu ayah yang tak datang. Setiap rasa sepi datang, ia berharap ada tangan yang menggenggam, namun yang hadir hanya keheningan. Hingga suatu hari, sebuah amplop tua tiba. Surat dari ayahnya.. akhirnya sampai, meski terlambat. Di dalamnya tertulis kalimat yang mengubah segalanya: "Anakku, putriku, ratuku." Kalimat sederhana yg mampu menjawab segala pertanyaan yang selama ini digantung. Alira sadar, meski ayahnya tak sempurna, surat itu adalah bentuk cinta yang tertunda namun tulus. Ternyata, ada cinta yang tak pernah berhasil terucap. Alira belajar: beberapa luka cukup dikenali, dipeluk, lalu dilepas perlahan. Ia berhenti menunggu, bukan karena kecewa, tapi karena akhirnya mengerti. Kehilangan itu sudah cukup lama bersamanya, dan kini ia bisa berdamai. Ia memang tak punya kenangan, tapi punya nama. Nama yang penuh doa, ditulis dengan air mata, lahir dari cinta yang rumit. Nama yang menjadi kisah tentang perpisahan, ketakutan, dan keberanian untuk melangkah maju. Alira tak lagi menoleh ke belakang. Ia melangkah ke depan, membawa cahaya dari langit yang dulu pernah menghilang, tapi kini menyapanya dari kedamaian. Dan itu sudah cukup.
All Rights Reserved
#154
selfhealing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Dalam Diam | Hiatus
  • Bersaing dengan Masalalu
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Two Hearts, One Mission [Complete]
  • Rendra & Lila [END]
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • ATMA YANG HAMPA

"Terkadang, di balik luka yang mendalam, tersimpan kekuatan yang tak terduga. Terkadang, di balik senyuman kecil, tersembunyi harapan yang tak terpadamkan. Dan terkadang, dalam gelapnya kehidupan, hadir cahaya yang mengubah segalanya." --- Citra Anastasya Hartadi, gadis kecil berusia tiga tahun, lahir di keluarga yang seharusnya mencintai dan melindunginya. Namun, bagi Citra, rumah hanya tempat penuh caci maki, tangan kasar, dan luka yang tak terlihat. Sementara kedua kakaknya, Rani dan Lala, dimanja tanpa batas, Citra diperlakukan seperti beban yang harus ditanggung. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan keluarga Siregar, keluarga penuh kehangatan yang membawa secercah cahaya di tengah kegelapan hidup Citra. Alexander Mahendra Siregar, pria berwibawa yang diam-diam menyimpan luka masa lalu, melihat sesuatu yang istimewa dalam diri Citra. Perlahan, gadis kecil yang rapuh itu mulai menemukan makna kasih sayang sejati sesuatu yang selama ini hanya bisa dia bayangkan. Namun, jalan menuju kebahagiaan tak semudah membalikkan telapak tangan. Citra harus berjuang keluar dari lingkaran kejam yang mengungkungnya. Luka, pengkhianatan, dan pengorbanan menjadi bagian dari perjalanannya menuju kehidupan baru. Akankah gadis kecil ini mampu melangkah meninggalkan bayang luka, ataukah dia akan terjerat selamanya dalam penderitaan? "Putri Kecil dalam Bayang Luka" bukan sekadar kisah tentang anak kecil, melainkan perjalanan mengharukan tentang keberanian, cinta, dan pengorbanan. Cerita ini akan menggugah hati setiap pembaca, memaksa kita menatap tajam pada arti keluarga yang sesungguhnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines