VELHIRA

VELHIRA

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 4, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Aza tak takut untuk tampil, namun dia sering merasa lelah dengan perhatian yang terus mengarah padanya. Sorotan orang lain membuatnya merasa tertekan. Senyumnya mudah terukir, namun keadaan selalu membuatnya tak pernah percaya akan kebahagiaan. Dia terbiasa menenangkan orang lain, tetapi di dalam hatinya, tak ada yang benar-benar bisa menenangkan dirinya. Arya? Dia nyaring tanpa harus bicara. Di antara lima sahabatnya, dia yang paling terang. Tapi apa jadinya kalau yang paling terang justru menyembunyikan paling gelap? Mereka tidak saling cari. Mereka tidak saling butuh. Tapi dunia kadang mempertemukan dua orang bukan karena mereka cocok, melainkan karena mereka sama-sama sedang sembunyi. Ini bukan kisah cinta yang manis. Ini kisah tentang dua orang yang saling membaca luka tanpa harus menjelaskan. Dan meski dunia ramai memilih sisi, mereka memilih satu sama lain. You & Me Against the World.
All Rights Reserved
#92
lelah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silence In Their Minds
  • Fragment Of Serenade (END)
  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • Mas! || ThomasKong✔
  • ATHARA [COMPLETE]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Rumah Kedua [COMPLETED]

--- Azellea selalu terlihat ceria. Senyumnya sehangat matahari pagi, tawanya seperti lagu yang menenangkan. Di sekolah, ia dikenal sebagai gadis yang ramah, penuh semangat, dan selalu membuat orang lain nyaman berada di sekitarnya. Namun di balik semua itu, tersembunyi luka-luka yang tak pernah ia tunjukkan. Dari rumah yang tak lagi terasa seperti rumah, dari pertemanan yang menyisakan pengkhianatan, hingga cinta pertama yang justru meninggalkan jejak paling perih. Azellea menyembunyikan segalanya di balik senyum dan kata-kata positifnya. Karena baginya, menunjukkan kesedihan adalah tanda kelemahan. Dan menjadi kuat... adalah satu-satunya cara agar ia bisa bertahan. Tapi sekuat apa pun seseorang berpura-pura bahagia, luka yang tak diobati akan terus membesar. Sampai akhirnya, Azellea harus memilih: terus menjadi "baik-baik saja" atau mulai menyembuhkan dirinya yang sesungguhnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines