Writing About You

Writing About You

  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 17, 2025
Aku menulis tentangnya. Tentang tatapan matanya, senyumnya, caranya mengucap namaku dengan nada bingung-sekali saja, cukup untuk kusimpan selamanya. Namanya Zafran. Si terang, dia berasal dari dunia yang gemerlap penuh cahaya. ibarat sebuah lampu sorot yang akan menenggelamkan cahaya di baliknya. Dan aku, Alena. Si Manusia membosankan dari pojok kelas, selalu murung dan berpusat pada duniaku sendiri Cerita ini bukan tentang cinta yang mudah. Tapi tentang diam yang berbunyi di antara jeda, dan perasaan yang tumbuh diam-diam... lalu tumbuh terlalu dalam. Aku sekali lagi paham, jika dia tidak akan ku miliki Karena itu aku mencoba menghilangkannya, perasaan yang tak berhak untuk ku miliki. Namun, Tuhan seolah sedang bercanda dengan hidupku Tuhan menghadirkannya, Si terang yang terasa jauh
All Rights Reserved
#371
anakmuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • KKN; Where Were We Before? 1 (True Story)
  • HAFSHA - Ketika takdir menggoreskan luka [Terbit] ✔️
  • Kupinang Kau Dengan Sholawat (END)
  • Takdirku Untukmu (END)
  • My Beloved Boyfriend
  • Senja Assyifa [COMPLETED]
  • School Scandal ✓
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI

"Kenapa sih lo gak pindah aja ke agama gue Lun?" Tanya Andreas serius. "Kalo, gue pindah agama ke agama lo, yakin lo masih mau nerima gue?" Balas Luna dengan senyum manisnya yang tidak terkesan dibuat-buat. "Maksud lo?" Andreas menaikkan alis matanya sebelah dan sedikit memicingkan matanya, pertanda ia bingung akan pernyataan Luna tadi. "Tuhan gue aja berani gue KHIANATIN apalagi lo nanti?" Jelas Luna simple. Setelah Andreas mencerna setiap kata yang dilontarkan perempuan didepannya, Ia langsung mengembangkan senyum manisnya. Pertanda bahwa ia mengerti apa yang dimaksud oleh perempuan itu. "Kalo gue pindah agama demi lo?" Tanyanya lagi. "............." Luna tersenyum kearah Andreas, sementara Andreas yang mendengar pernyataan Luna langsung membawanya kedalam dekapannya. Hangat. Nah loh...... jadi mereka gimana yaaa? Yukyukyuk di liat cerita receh ini ^-^)~ Btw ini karya aku yang pertama:) Gausah serius2 amat deh :v ini cerita absurd kok yang mungkin bisa buat perut kalian meledak karena rasa mual ketika membaca cerita ini atau membuat kalian jingkrak" diatas pohon kaktus karena heran dengan cerita ini :v Hohohooo... Cerita sudah lengkap yaa guyss💕👍✌ -Rara- #SalamDariPenulisYangSukaTypo💕

More details
WpActionLinkContent Guidelines