Maaf ! (M. Yoongi)

Maaf ! (M. Yoongi)

  • WpView
    MGA BUMASA 212
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 31
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Feb 22, 2026
Dia dulu mengira wanita itu liar-terlalu bebas, terlalu berbeda dari perempuan yang seharusnya. Tanpa tahu, di balik sorot mata tajam dan senyum cerianya , tersimpan hati yang tulus dan luka yang disembunyikan rapi. Saat sang pria akhirnya menyadari bahwa wanita yang selama ini ia hakimi ternyata adalah seseorang yang dia cari... segalanya sudah terlambat. Ia datang meminta maaf, dan wanita itu tersenyum, berkata ia telah memaafkan. Namun, memaafkan tak selalu berarti bertahan. Ia pergi-meninggalkan kenangan dan keheningan yang tak bisa dihapus waktu. Hingga kemudian waktu mempertemukan mereka kembali. Kali ini, dengan rahasia yang menghancurkan: Kini, hanya penyesalan yang tinggal. Akankah cinta yang datang masih bisa memperbaiki ?
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • PREGNANT (DewTee)
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • Nanti Kita Cerita Tentang Kel.7 (KKN) | END
  • Wifey? (END)
  • Given || Ju Jihoon
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live
  • Simpanan No, Istri Sah Yes. (ongoing)
  • Cupiditas Vitae

Apa jadinya jika Dew Jirawat seorang ketua geng motor sekaligus kapten basket yang paling ditakuti seantero sekolah tiba-tiba terbangun dikamar hotel bersama seorang siswa culun? Siswa culun itu adalah Tee, tidak ada yang spesial, hanya anak kutu buku dengan kaca mata dan tentu saja buku-buku kesayangannya itu. "Gue mint-" "Aku gak akan bilang siapa-siapa kok," potong Tee. "Gu-" "Aku permisi dulu," Tee pergi begitu saja setelah selesai memakai pakaiannya kembali, membuat Dew kebingungan. ... "Lo hamil? Lo hamil anak gua?" Tanya Dew menggenggam erat pergelangan tangan Tee Agara cowok itu tidak kabur. "L-lepas... Sakit," "Jawab dulu," kata Dew. Tee tidak berani menatap Dew, dia hanya bisa menunduk sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Dew.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman