kita dan waktu. [End]

kita dan waktu. [End]

  • WpView
    Reads 455
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 13, 2025
Kenapa cinta yang begitu indah bisa berakhir dengan pilu? Kenapa kita yang pernah berjanji untuk selamanya, harus terpisah? Kenapa kita harus berpisah, ketika hati kita masih saling merindukan? Pertanyaan-pertanyaan ini terus menggelegar di benakku, hingga aku menyadari bahwa ini adalah cerita tentang kita, tentang cinta yang tak akan pernah bisa kita miliki. namun, bukan tak mungkin seseorang akan datang untuk kembali menutup luka ini dan membuka hati yang telah luka ini? - hii? semoga suka sama cerita ini. mungkin beberapa bab atau kata² kurang ngena buat kalian. so please for support me guys!
All Rights Reserved
#24
adil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • ALEYA~~
  • FIZYA
  • 04:Love Struggle✔
  • ASRAR|
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Strong Girl Michella (END)

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines