Luka Naren. ( SUDAH TERBIT )

Luka Naren. ( SUDAH TERBIT )

  • WpView
    Reads 108,043
  • WpVote
    Votes 5,239
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 10, 2025
Bagi Naren, rumah bukan tempat pulang. Hanya bangunan penuh suara yang tak pernah mendengar. Sendirian di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah memberinya ruang, Naren hanya ingin satu hal: diterima, meski sekali saja. "Adik gue cuma satu. Cuma Hema." Kalimat itu menamparnya lebih keras dari apa pun. Apakah keberadaannya hanya luka? Apakah ia masih dianggap? Atau justru menjadi alasan penderitaan yang tak berujung? Di tengah ujian hidup yang terus berdatangan, Naren berjuang sendiri menghadapi rasa bersalah, kehilangan, dan harapan yang nyaris pudar. Ini adalah kisah tentang luka yang tak terlihat, tentang rasa sepi di tengah keramaian... dan tentang seorang laki-laki yang diam-diam ingin pulang namun bukan ke rumah, tapi ke hati yang bisa memeluknya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora

Zanuel Luca Korzh seorang anak bungsu dari keluarga terpandang di daerah kota ini. Namun, keistimewaannya membuat dirinya berbeda dari anggota keluarganya yang lain. Dia memang dingin, culun, cupu dan bau. Kalau keluarga besarnya mengatakan dia adalah keturunan yang gagal. Ia memiliki satu rahasia yang tidak pernah ada satupun keluarganya tahu, bahwa dirinya masih menyusu memakai dot bayi berwarna bening dengan puting silikon yang enak untuk di hisap baginya. Suatu hari semuanya mulai terkuak setelah cucu bungsu keluarganya itu mulai tinggal di rumahnya. Lantas apakah yang akan terjadi jika keluarganya tahu bahwa ia masih menyusu? Cover by Me with Ibis Paint

More details
WpActionLinkContent Guidelines