MACHINES AND MAGIC

MACHINES AND MAGIC

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 21, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Alan menemukan dirinya berada di ruang hampa tanpa mengingat apa yang terjadi. Di hadapannya, terdapat entitas misterius yang sekilas tidak terlihat wajahnya karena tertutup jubah. Entitas tersebut menawarkan kehidupan baru di dunia lain dan akan memberikan dua permintaan apapun. Apa yang akan dipilih oleh Alan?. Setelah memilih permintaannya entitas tersebut memindahkan kesadaran Alan,saat siuman Alan menyadari bahwa dia berada di padang rumput. Namun, dia merasa aneh karena semua bagian tubuhnya terasa tidak biasa. Saat melihat tangannya, Alan terkejut. Alan:kenapa tanganku menjadi besi!!?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Faith in You : The Seeker
  • bl transmigrasi ezra
  • Rebirth of the Bound Soul (END)
  • Trapped In The Book Story
  • The God of The Rings ✔
  • Behind the Chill of the Night Wind
  • 𝐒𝐡𝐞𝐫𝐚𝐩𝐩𝐡𝐢𝐧𝐞 (Proses Revisi)
  • Nirmana Mage

Kehidupan yang kamu dambakan itu... Dengan mudahnya lenyap tepat di hadapanmu, Tidak ada harganya lagi. Frustrasi? Depresi? Bukan... Kata-kata tidak dapat mewakili perasaanmu kala itu, Bisa hidup setelah semua itu terjadi pun... Sungguh merupakan suatu keajaiban. Theta merupakan korban sekaligus saksi hidup dari suatu insiden yang merupakan rahasia besar di balik damainya negeri ini, yaitu keberadaan penyihir dan para penumpas sihir yang bekerja di balik layar. Mencari kebenaran adalah salah satu alasan kemudian ia bergabung dalam organisasi penumpas sihir, kemudian ia berlatih hingga mendapat tugas ke Kota Abad Baru. Sebuah tugas khusus yang berhubungan erat dengan insiden yang ia alami dulu. Namun, kehadiran seorang demi seorang semakin mengganjal perasaannya. Setitik demi setitik kebahagiaan mulai melekat di hatinya, seakan bertanya pada diri "Apakah ini keputusan yang tepat?" Sementara ia tahu, bahwa menginginkan segalanya berarti siap untuk kehilangan segalanya. Manusia hanya melihat apa yang ingin mereka lihat, Percaya dengan apa yang ingin mereka percaya, Lalu bagaimana denganmu? Apakah kamu akan menerima atau berpaling dari kebenaran? Keputusan ada di tanganmu, Kupercayakan itu padamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines