Be better than today

Be better than today

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 30, 2025
Hana dibesarkan dengan penuh penjagaan dari sang kakak. Setiap sendi kehidupannya telah ditentukan, dan tugasnya hanya mengikuti apa yang telah dipersiapkan untuknya. Sementara Rayyan diberikan begitu banyak kepercayaan. Apapun yang ia inginkan akan mendapat dukungan dari keluarganya, termasuk kebebasan dalam menentukan arah hidupnya. Hana dan Rayyan dipertemukan di waktu yang kurang tepat. Disaat hidup Hana tengah berada di fase pemberontakan, Rayyan menjadi tempat pelarian paling nyaman untuknya. Sebuah kesalahan mengantarkan keduanya pada jalan kehidupan yang tidak di sangka-sangka, dengan membawa harapan bahwa takdir masih menyisakan selembar kesempatan untuk mereka membuat kisah baru yang lebih baik. "Ya Allah, jangan biarkan aku kehilangan cintamu karena mencintainya." - Hana "Ya Allah, jika cintaku padanya membuatku kehilangan cintamu, maka jauhkanlah ia dari hatiku dan pandanganku." - Rayyan
All Rights Reserved
#49
rayyan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Mas Angga✔️
  • Mantan Kakak Ipar Rasa Pacar
  • Please, Love Me (END)
  • Rumah Tanpa Atap
  • Jatuh Cinta dan Sebuah Ikhlas
  • YANG TERPILIH
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Asyhana
  • BROKEN HEART [END]

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines