Cahaya di Antara Dua Dunia

Cahaya di Antara Dua Dunia

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 4, 2025
Di bawah cahaya lembut sebuah lilin, terpampang sebuah pertemuan yang begitu halus dan penuh tata krama, seolah diambil dari halaman sebuah novel kehidupan yang belum ditulis. Tatapan mereka bertemu-bukan dengan gairah membara, melainkan dengan rasa ingin tahu yang lembut, penuh penghargaan. Ia menundukkan kepala, bukan hanya karena adat, tetapi karena keindahan sederhana dari momen itu, dari dirinya. Ia tidak berkata apa-apa, dan tidak perlu-sebab kadang, dalam diamlah sebuah cerita paling dalam dapat dimulai. Dan demikianlah, di ruangan penuh hiruk-pikuk dan suara langkah para tamu, sepotong kisah kecil pun dimulai. Bukan kisah tentang cinta yang membara, tetapi tentang pertemuan dua dunia yang berbeda-yang saling menyapa dalam ketenangan dan cahaya lilin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Under the Moonlight
  • BALADA KEHIDUPAN
  • DESA PUNYA CERITA
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Secercah Cahaya di kesunyian
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • love ruins
  • CAHAYA  YANG MASIH TERTAUT PADA BINTANG
  • Langit Senja di Kota Nabi

Ada yang tumbuh kuat karena luka. Ada pula yang memilih diam karena terlalu sering kecewa. Nina, yang hidup dalam kekacauan rumah tangga, mencari kehangatan di tempat yang tak biasa-di balik sikap dingin Niko, kakak kelas yang lebih banyak diam daripada bicara. Tapi mendekati seseorang yang terbiasa sendiri, seperti mengetuk pintu yang tak pernah benar-benar ingin dibuka. Ini bukan kisah tentang dua hati yang langsung bersatu. Ini kisah tentang perjalanan menemukan rumah, di antara serpihan luka yang mungkin tak pernah sepenuhnya berlalu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines