Story cover for CHANCE by DianHikari29
CHANCE
  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published May 04
Kematian Devano Sadewa membuat Mirei Diana menderita.

Meskipun Mirei selalu berusaha menerima takdirnya, Mirei tidak bisa lepas dari bayang-bayang penyesalan dan rasa bersalah seumur hidupnya.

Di hari peringatan kematian Devan, Mirei bertemu dengan Kania Siyami. Gadis dari masa remajanya yang mengingatkan Mirei pada sebuah fakta menyakitkan. Fakta yang membawa Mirei ke kematian.


***


Orang bilang hidup itu adalah pilihan, orang bilang jika kita berusaha dengan keras kita akan berhasil. Orang bilang kita bisa mengubah takdir dengan kerja keras. Tapi apakah benar begitu?

Karena faktanya seekor lalat tidak akan bisa bersinar seperti kunang-kunang, bahkan jika dia menelan bara api.

Tetapi dalam kasus yang sangat langka, terkadang keajaiban itu terjadi. Kepada seseorang yang mengutuk hidupnya, dan kepada seseorang yang menderita sampai memohon kematiannya.

Terkadang Tuhan membuka pintu kesempatan itu. Kesempatan yang membawa mereka pada takdir yang berbeda.

"Apakah kamu percaya pada kehidupan setelah kematian?" Gabriel Sagara bertanya.

"Katanya orang yang mati dengan penyesalan tidak akan bisa pergi ke sana. Mereka akan dikembalikan ke masa lalu untuk memperbaiki kesalahan mereka."

"Tapi apa alasannya?"
All Rights Reserved
Sign up to add CHANCE to your library and receive updates
or
#30timeleap
Content Guidelines
You may also like
Sorry i'm late (COMPLETED)  by flotyaa01
22 parts Ongoing
Pradipta Mahesasura-remaja 18 tahun yang dikenal sebagai Si Tampan Milik Mama. Di sekolah, dia hanya seorang anak kelas 12 biasa. Tapi di jalanan malam, dia adalah seorang pencari kebebasan, seseorang yang tak takut menantang batas. Setiap malam, ia pergi berkendara bersama teman-temannya, sementara di rumah, sang mama selalu menunggunya dengan lampu kecil menyala. Mama tak pernah tidur dengan tenang sebelum mendengar suara mesinnya berhenti di depan rumah. Tapi malam itu berbeda. Cahaya menyilaukan datang terlalu cepat. Terlalu dekat. Dunianya jungkir balik, dan dalam hitungan detik, kebisingan berubah menjadi sunyi. Dingin merayap, tubuhnya terasa ringan, dan hanya satu hal yang ada di benaknya: pulang. Namun, Dipta tak terjatuh hanya karena ego dan keberaniannya sendiri. Ada sesuatu yang lebih dalam, seseorang yang tanpa sadar menyeretnya ke titik ini- Adam. Bukan musuh, bukan penjahat, hanya seorang teman yang tersesat di jalannya sendiri. Adam, dengan amarah dan luka yang ia pendam, memprovokasi, mendorong, hingga Dipta merasa tak punya pilihan selain melaju bersama dalam perlombaan yang tak seharusnya terjadi. Sebuah tantangan. Sebuah keputusan yang diambil dalam hitungan detik. Dan kini, pertanyaannya bukan lagi apakah mama akan membukakan pintu untuknya, tapi apakah Dipta pernah benar-benar punya kesempatan untuk pulang sejak awal? Ataukah sejak malam itu dimulai, semuanya sudah terlambat? novel Original by Flotya start: 28.02.25 finish: 11.07.25
𝐏𝐄𝐏𝐑𝐎𝐌𝐄𝐍𝐎 by jeonaliya1997
51 parts Complete Mature
𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐬𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐛𝐞𝐫𝐧𝐚𝐦𝐚 𝐓𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫 * * * Membantu menemukan penyebab dibalik ditemukannya Dewi dalam keadaan mengenaskan membawaku pada sebuah pengalaman panjang. Awalnya semua biasa saja, kami datang mengucapkan bela sungkawa kepada kedua orang tua Dewi, mereka pasti terpukul telah kehilangan putri semata wayangnya. Namun semua berubah saat tanpa sengaja kulihat seorang pria datang dengan keadaan kacau menghampiri jenazah Dewi. Dia tidak menangis, tapi netranya menyiratkan suatu kemarahan, penyesalan, juga ketakutan. Berulang kali bibirnya mengucapkan kata 'maaf' tanpa suara. "Maafin gue. Lo jadi korban dari masalah gue. Maafin gue...Seharusnya gue yang ada di pemakaman ini, bukan lo, ini salah gue. Kenapa lo harus ada disana waktu itu? andai lo gak ada disana semuanya gak bakalan kayak gini. Gue masih bisa liat lo ketawa, gue masih bisa liat lo marah marah karena masuk BK, gue masih bisa liat lo pusing mikirin urusan OSIS sampe ketiduran... gue masih bisa liat lo... bujuk gue buat nikahin elo, padahal lo masih SMA. Tapi, gue janji gue bakal nyari cara supaya kita bisa ketemu...supaya, gue bisa nikahin elo sekarang. Gak peduli lo masih SMA yang penting jaga diri lo baik baik, gue bakal nemuin lo dan kita nikah... Gue janji!" *** "Ceritain ke gue apa yang terjadi sama Dewi malam itu!" "Tolong bawa aku ke dalam dunia itu, kita cari Dewi disana, jiwanya dikirim kesana sama musuh keluargaku. Tolong, kamu pasti cewek yang disebutin ramalan ini." "Lu sakit jiwa ya? Mikir dong, Dewi udah meninggal, dan orang meninggal itu ya perginya ke akhirat. Lo malah ngelantur Dewi dikirim ke dunia lain!" "Aku bukan penghuni dunia ini."
You may also like
Slide 1 of 10
Sorry i'm late (COMPLETED)  cover
𝐏𝐄𝐏𝐑𝐎𝐌𝐄𝐍𝐎 cover
Wife Of The Main Character  [END] cover
Sepotong Kata yang Tak Selesai cover
ANDROMEDA (END) cover
A Hundred Days Closer [On Going] cover
Twinblossom cover
What If We? cover
Become an Antagonist Lady cover
After Died That cover

Sorry i'm late (COMPLETED)

22 parts Ongoing

Pradipta Mahesasura-remaja 18 tahun yang dikenal sebagai Si Tampan Milik Mama. Di sekolah, dia hanya seorang anak kelas 12 biasa. Tapi di jalanan malam, dia adalah seorang pencari kebebasan, seseorang yang tak takut menantang batas. Setiap malam, ia pergi berkendara bersama teman-temannya, sementara di rumah, sang mama selalu menunggunya dengan lampu kecil menyala. Mama tak pernah tidur dengan tenang sebelum mendengar suara mesinnya berhenti di depan rumah. Tapi malam itu berbeda. Cahaya menyilaukan datang terlalu cepat. Terlalu dekat. Dunianya jungkir balik, dan dalam hitungan detik, kebisingan berubah menjadi sunyi. Dingin merayap, tubuhnya terasa ringan, dan hanya satu hal yang ada di benaknya: pulang. Namun, Dipta tak terjatuh hanya karena ego dan keberaniannya sendiri. Ada sesuatu yang lebih dalam, seseorang yang tanpa sadar menyeretnya ke titik ini- Adam. Bukan musuh, bukan penjahat, hanya seorang teman yang tersesat di jalannya sendiri. Adam, dengan amarah dan luka yang ia pendam, memprovokasi, mendorong, hingga Dipta merasa tak punya pilihan selain melaju bersama dalam perlombaan yang tak seharusnya terjadi. Sebuah tantangan. Sebuah keputusan yang diambil dalam hitungan detik. Dan kini, pertanyaannya bukan lagi apakah mama akan membukakan pintu untuknya, tapi apakah Dipta pernah benar-benar punya kesempatan untuk pulang sejak awal? Ataukah sejak malam itu dimulai, semuanya sudah terlambat? novel Original by Flotya start: 28.02.25 finish: 11.07.25