TWIN LEON DAN LIAN

TWIN LEON DAN LIAN

  • WpView
    Reads 4,163
  • WpVote
    Votes 480
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 12 hours ago
Leon Zettion dan Lian Zettion tidak pernah tahu bahwa mereka sebenarnya adalah saudara kembar. Saat mereka lahir, satu kesalahan dokter mengubah segalanya, keluarga Zettion hanya membawa pulang Lian, karena mereka diberi tahu bahwa bayi satunya telah meninggal. Namun kenyataannya, bayi kedua, Leon yang asli, diambil dan dibesarkan oleh Roma, musuh besar sang ayah, dengan nama yang sama. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Dua saudara kembar yang tumbuh dalam dunia yang bertolak belakang, dengan hati dan cara pandang yang telah dibentuk oleh kehidupan masing-masing. Dan saat mereka berdua akhirnya bertemu, segalanya telah berubah...
All Rights Reserved
#1
nara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADDICT
  • Double EL
  • sang mutiara yang terlupakan
  • Pyramid Game
  • Just Friend? [COMPLETE]
  • obsession 4 senior
  • ¿Lágrima Negra?
  • Rachelle
  • peduli apa gueehh?!
  • Nathaneve
ADDICT

"Di dunia ini, tidak ada hukum yang lebih absolut selain lilitan sang Ular dan ketajaman sang Belati." Regulus Dante Obsidian adalah pemegang hukum tertinggi di wilayah kekuasaannya. Dingin, tak tersentuh, dan terobsesi pada kontrol. Baginya, memiliki segalanya adalah keharusan, tapi memiliki Louvre Jaegar Orc adalah kegilaan yang ia nikmati setiap detiknya. Jaegar lahir untuk menjadi 'Belati'. Seharusnya ia hanyalah alat eksekusi bagi keluarga Obsidian, mengikuti jejak kaku ayahnya. Namun, di bawah lilitan Regulus, Jaegar berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya: sebuah obsesi yang tak punya kunci. Hubungan mereka tidak butuh pengakuan dunia, cukup ditandai dengan detak jantung yang terpacu, gelang emas putih yang mengunci pergelangan tangan, dan aroma tembakau yang dibagi dalam kesunyian malam. Bagi dunia, mereka adalah rekan yang mengerikan. Bagi satu sama lain, mereka adalah candu yang merusak. Saat orang asing mulai mencoba menyentuh apa yang sudah ditandai, dan saat ego keduanya saling berbenturan di balik dinding kedap suara, hanya ada satu pemenang: lilitan yang semakin kencang. Karena bagi seorang Obsidian, melepaskan bukanlah pilihan, dan bagi seorang Jaegar, melarikan diri adalah kemustahilan yang paling manis. "Jangan pernah menyentuh apa yang sudah gue tandai. Karena sekali lo melangkah masuk ke teritori gue, nyawa lo bukan lagi milik lo."

More details
WpActionLinkContent Guidelines