BENEATH THE LANTERN

BENEATH THE LANTERN

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 10, 2025
[DISCLAIMER⚠️] Alur Lambat, cerita ini murni dari pemikiran ku sendiri. . . . . . Verdantis, 1914. Perang-sebuah panggung kejam tempat dua takdir yang berbeda dipertemukan. Dan di antara dentuman meriam serta jeritan langit yang kelam, tumbuh cinta yang diam-diam tertuang indah dalam lembaran kisah mereka. "Tangan saya rasanya tidak pantas untuk menggenggam tangan mu nona, tangan indah yang sudah menyelamatkan ribuan nyawa." . . . hanya kisah cinta sederhana. antara seorang prajurit dan perawat yang saling menemukan di tengah kekacauan dunia.
All Rights Reserved
#13
perawat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fate at the Edge of the sword
  • Irwan & Sabiya ( Tamat )
  • GERMANY, 1917 (The Train Love and Fire)✔️
  • Destiny(END)
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • Through Their Eyes
  • MY JENDERAL [END]

Ini bukan hanya kisah tentang cinta. Ini adalah kisah tentang tiga hati yang terperangkap dalam takdir yang tak bisa mereka pilih. Seorang wanita yang berdiri di altar dengan senyum yang dipaksakan, menikahi pria yang bahkan tak pernah menatapnya dengan kasih sayang. Seorang pria yang menggenggam pedangnya lebih erat dari tangan istrinya sendiri, mencintai seseorang yang tak bisa ia miliki. Dan seorang wanita yang menunggu di tempat yang jauh, menyadari bahwa hatinya telah diberikan kepada pria yang kini menjadi milik orang lain. Mereka bertiga terhubung oleh satu hal yang sama-pengorbanan. Tak ada pahlawan atau penjahat dalam kisah ini. Hanya tiga orang yang terjebak dalam permainan kekuasaan, kehormatan, dan cinta yang tak pernah bisa mereka genggam sepenuhnya. Ini adalah kisah mereka. Kisah yang akan terungkap dari tiga sudut pandang, tiga hati yang berjuang di antara takdir dan keinginan mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines